BORNEONEWS, Sampit - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kotawaringin Timur baru saja merayakan hari jadinya yang ke-25. Di momen ini, Ketua DPRD Kotim Jhon Krisli menyampaikan pendapatnya mengenai organisasi profesi tersebut. Ia menilai, PWI memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah.
"Saya berharap sinergitas antara PWI dan pemerintah daerah kian intens. Apalagi dalam usia PWI Kotim yang ke-25 ini, semoga lebih mantap," tutur Jhon saat menghadiri HUT PWI Kotim, Senin (4/9/2017).
Lanjut, politisi PDIP itu, PWI merupakan penghubung komunikasi, penyampai aspirasi, serta corong informasi bagi masyarakat dan pemerintah. Karena itu, harus lebih tajam lagi dalam mengulas informasi yang disampaikan.
Ia mengatakan, wartawan dalam melaksanakan pekerjaan di lapangan bukanlah hal mudah. Tidak sedikit kendala yang dihadapi. Terutama terhadap berbagai karakter pejabat dan politikus. Hal itu tentunya sudah menjadi santapan setiap hari para jurnalis.
Meski demikian, ia mengharapkan pekerja media tetap mengedapankan kode etiknya dalam bekerja. Itu penting agar segala produk pemberitaaanya tidak mudah dipersoalkan secara hukum.
Namun demikian, diakui Jhon, selama ini pemberitaan media selalu dalam jalurnya. "Kritiklah. Kami akan selalu siap dikritik oleh media jika memang sesuai dengan faktanya, bahwa itu tidak benar. Namun, jangan sampai terpengaruh pola gaya media sosial yang belakangan ini penuh dengan hoax," pesannya. (NACO/B-3)








