BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Meriam kuno yang belum diketahui jenisnya ditemukan di pinggir Sungai Jejer yang berlokasi di RT 10 Desa Sungai Bakau Kecamatan Kumai Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Senin (4/9/2017).
Humas Polres Kobar Bripka Adhe Pratama, menjelaskan penemuan benda bersejarah tersebut. "Berdasarkan informasi yang kami terima, meriam kuno tersebut ditemukan oleh Anang Pantin, warga Desa Teluk Bogam Kecamatan Kumai. Saat itu, ia sedang menjelajahi hutan dan pinggiran sungai untuk mencari madu kelulut," jelas Adhe, Selasa (5/9/2017).
Saat itulah, lanjutnya, Anang menemukan benda berbentuk silinder berukuran besar. "Bila dilihat dari bentuknya, diduga benda yang ditemukan itu merupakan meriam kuno berukuran 1,5 meter dengan diameter 46 cm yang berasal dari jaman penjajahan Belanda," jelas Adhe.
Saat ini, lanjut Adhe, anggota Polsek Kumai, Polres Kobar dan TNI sedang berada di lokasi penemuan meriam itu. "Untuk perkembangan lebih lanjut, belum kami dapatkan," jelasnya. (WAHYU KRIDA/B-2)
Wuih, Meriam Kuno Ini Ditemukan Terpendam di Desa Sungai Bakau!
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Polda Kalteng Lakukan Penanaman Pohon di Bekas Lokasi Karhutla, Wujudkan Green Policing
Kebakaran di Sungai Andai Banjarmasin, Dua Rumah Terdampak
BPBD Kapuas Sampaikan Duka atas Meninggalnya Warga yang Kerap Bantu Padamkan Karhutla
Seorang Pria Meninggal Dunia Saat Salat Jum'at di Masjid Al Hidayah Banjarmasin
Bayi Laki-Laki Ditemukan di Pelataran Musala di Kotabaru
Warga Kasongan Dihebohkan Penemuan Mayat Membusuk di Parit Jalan DI Panjaitan
Komentar (0)
Memuat komentar…







