BORNEONEWS, Kuala Kapuas – WC umum yang berada di hutan kota sekitar Jalan Maluku dan Jalan Tambun Bungai Kuala Kapuas, Kabupaten Kapuas tidak bisa dirasakan manfaatnya oleh publik. Sebab, WC umum itu digembok.

Yamin (38) warga Teluk Tiram Darat, Banjarmasin, Kalimantan Selatan ini merasa kecewa dengan keberadaan fasilitas publik yang tidak bisa dimanfaatkan. "Saya mengajak anak dan istri untuk bersantai di sini, tetapi kok WC umumnya digembok tidak bisa digunakan, sangat disayangkan sekali," kata Yamin yang bersantai di hutan kota, Selasa (5/9/2017).

Kekecewaan ini berawal saat istrianya mau ke toilet. Sesampainya di depan toilet, ternyata digembok. "Saya kecewa juga, kan bukan warga di sini, tentu bingung mau kemana, akhirnya ke kantor wartawan dengan istri dan anak, hanya sekadar numpang buang air kecil," ungkapnya.

Padahal lanjut, Yamin, keberadaan WC umum seperti itu bisa dimanfaatkan siapa saja yang bersantai di hutan kota. "Kalau dikunci dan tidak bisa digunakan buat apa dibangun? Apa sebagai pajangan saja? Keberadaan wc umum di tempat publik seperti ini sangat bermanfaat bagi kami yang bukan warga di sini," tukasnya. (DJIMMY NAPOLEON/B-2)