BORNEONEWS, Sampit - Walaupun hingga saat ini hujan masih sering turun di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), warga dimintai mewaspadai terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Hal itu dilakukan, karena dampak kebakaran lahan dan hutan sangatlah berbahaya dan berdampak negatif bagi kesehatan dan juga keamanan bencana.
"Dampak kebakaran hutan dan lahan sangat mengganggu semua aspek kehidupan kita seperti ekonomi, kesehatan, transportasi, pendidikan, lingkungan hidup dan hubungan luar negeri. Sehingga kami tetap mewaspadai hal tersebut terjadi di Kotim," ujar Kasat Binmas Polres Kotim AKP JM Kusaini, Kamis (7/9/2017).
Pihaknya tidak ingin kejadian kabut asap di 2015 lalu terulang kembali. Karena dampaknya sangat besar. Terutama bagi pendidikan, yakni sekolah terpaksa meliburkan murid-muridnya. "Kami tidak ingin kabut asap dua tahun lalu terulang kembali. Karena itu sangat merugikan masyarakat di daerah ini," lanjut Kusaini.
Dengan adanya hal tersebut, pihaknya terus melakukan sosialisai, pembinaan, dan penyuluhan kepada masayarakat luas. Agar tidak membakar lahan milik mereka. Sehingga kondisi di Kotim bisa terjaga dan bebas dari asap.
Dengan adanya hal itu, polisi terus melakukan patroli. Pihaknya menugaskan 25 personel gabungan, ditambah 110 orang Bhabinkamtibmas. "Kami melakukan langkah preventif dan represif. Yaitu dengan melaksanakan penyuluhan dan sosialisasi, pemasangan spanduk, penempelan stiker, penempelan pengumuman atau maklumat Kapolda Kalimantah Tengah tentang larangan pembakaran hutan, lahan dan semak belukar." (MUHAMMAD HAMIM/B-2)
Walaupun Masih Sering Hujan, Kebakaran Lahan masih Diwaspadai
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Aliansi Masyarakat Kalteng Melawan Sampaikan Poin Tuntutan
DPKP Kotim Serahkan STD-B kepada Desa Bukit Indah, Data Pekebun Sawit Swadaya Diperkuat
Jejak Kreativitas Penulis Kalteng Terabadikan dalam Buku Jejak Tutur di Punggung Aksara
Puncak BIK 2026 di Kobar, Pemkab Dorong Akses Keuangan Menjangkau UMKM hingga Desa
Gubernur Kalteng Ajak Tokoh Agama Perkuat Pesan Perdamaian
Korban Karhutla Bromo Kembali Meninggal Dunia di RSUD Dr Soetomo
Komentar (0)
Memuat komentar…







