BORNEONEWS, Kasongan - Sejumlah pengendara mengeluhkan amblesnya Jalan Trans Kalimantan sejak beberapa hari terakhir. Salah satunya Ahmad warga Desa Telangkah Kecamatan Katingan Hilir ini.

Kepada borneonews.co.id Kamis (7/9/2017), Ahmad yang mengaku hampir setiap hari pergi pulang Telangkah-Kasongan, menyayangkan belum ada upaya pemerintah memperbaiki Jalan Trans Kalimantan antara Kasongan-Kereng Pangi yang ambles itu.

Gara+gara jalan ambles, kata Ahmad kendaraan roda empat berbadan kecil seperti sedan akan sulit melintasi lubang di tengah jalan itu. Pasalnya body mobil bagian bawah sangkut di di jalan rusak.

"Yang saja lihat ada lina lobang di Jalan Trans Kalimantan itu, dan semuanya parah," ujarnya. Sejauh ini terkesan tidak ada upaya penimbunan ulang dari pemerintah untuk mengurangi kedalaman jalan yang ambles. "Semua mobil dengan ukuran rendah akan sangkut dan beresiko rusak bawah dan bemper," imbuhnya. (ABDUL GOFUR/B-6)