BORNEONEWS, Sampit - Harapan sejumlah tenaga honor atau kontrak di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) digaji sesuai UMK nampaknya bakal pupus, pasalnya keuangan daerah tidak mampu untuk memenuhi itu.
Seperti yang disampaikan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Kotim, Kusdinata, di mana ia membenarkan jika gaji pegawai honor dilingkup Pemkab Kotim dibawah standar UMK.
Menurut Kusdinata ada sekitar 3.000 tenaga honorer di Kotim bahkan yang terbanyak di bagian Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Kotim yang jumlahnya sekitar 150 orang honorer dan 132 berstatus ASN.
"Honor mereka memang tidak sesuai, namun kalau dibayar sesuai dengan aturan (UMK) tidak ada anggarannya, mati kita," kata Kusdinata, saat rapat pembahasan dengan Komisi I DPRD Kotim, Senin (11/9/2017).
Lanjut Kusdinata, anggaran untuk membayar honorer tersebut setahun mencapai Rp 75 miliar. Banyaknya tenaga tersebut karena memang kebutuhan dan harus dilakukan pengangkatan.
"Bahkan saat ini pengangkatan tenaga honorer itu bukan lagi oleh bupati namun kepala SOPD langsung. Artinya kepala SOPD jadi penanggungjawabnya langsung," tegas Kusdinata.
Kusdinata juga menyebutkan belanja untuk pegawai di Kotim ini baik honorer dan ASN sudah di atas 50 persen sedangkan pemerintah pusat menegaskan idealnya dibawah 50 persen untuk belanja pegawai tersebut
Sementara seperti diketahui UMK Kotim sendiri saat ini sebesar Rp2,3 juta per bulan sementara gaji tenaga honor masih jauh dari nilai tersebut, yakni di kisaran Rp1,8 juta hingga Rp2,1 juta saja. (NACO/B-5)
Kepala BPKAD Kotim: Daerah tak Mampu Bayar Tenaga Honor Sesuai UMK
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Ini 2 Lokasi Depot Air Gratis di MB Ketapang Sampit
Bupati Kotim Siapkan X-Fire untuk Padamkan Kebakaran Lahan Gambut
Helikopter Water Bombing di Kuala Pembuang Diharapkan Bantu Padamkan Kerhutla Kotim
Bukan Hanya Asap Kiriman, Ini Penyebab Kabut Asap Kian Tebal di Sampit
DLH Kotim Perjuangkan Pembangunan Laboratorium Lingkungan untuk Dongkrak PAD
Bupati Kotim Ajak Perbanyak Doa Minta Hujan saat Karhutla Belum Reda
Komentar (0)
Memuat komentar…







