BORNEONEWS, Sampit - Beberapa hari terakhir ini titik api terus terpantau di sejumlah Kecamatan yang ada di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), termasuk hingga hari ini tadi, Senin (11/9/2017). Saat patroli di lapangan petugas langsung mengingatkan masyarakat untuk tidak membakar lahan.
"Kita saat melakukan patroli langsung mengingatkan masyarakat serta membagikan brosus agar tidak membakar lahan, karena jika itu terjadi dampaknya sangat besar," kata Wakil Korlap 2 Posko Siaga Darurat Bencana Asap Akibat Karhutlabun Kabupaten Kotim, Sutoyo,
Dikatakan Sutoyo dari giat yang dilakukan oleh petugas ada dua titik di Kecamatan Mentaya Hilir Selatan terpantau tepatnya di desa Basirih Hulu, di mana dari update yang ia sampaikan hotspot dengan confidance 77 persen hingga 92 persen.
Namun saat petugas ke lokasi menurut Sutoyo api tidak bisa dijangkau, sehingga belum diketahui berapa luasan yang terbakar saat itu. "Bahkan sampai malam ini masih dilakukan upaya pemadaman," katanya.
Tidak hanya itu menurut Kabid BPBD Kabupaten Kotim ini dari patroli juga ada beberapa bekas titik api di Jalan Pelita Barat Sampit serta titik api di Jalan lingkar Selatah M. Hatta, Sampit, api tidak bisa dipadamkan lantaran tidak bisa terjangkau.
"Meski demikian kita terus ingatkan khususnya kepada warga Kecamatan MB Ketapang dan Baamang akan dampak kebekaran lahan serta sanksi hukumannya," kata Sutoyo.
Selain itu untuk masyarakat yang membersihkan lahannya jangan sampai dilakukan dengan cara membakar, mengingat larangan tersebut sudah jauh-jauh hari disampaikan. (NACO/B-5)
Sambil Cek Titik Api, Petugas juga Ingatkan Masyarakat Soal Ini...
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Maidi Divonis 5 Tahun dalam Perkara Pemerasan Berkedok CSR
Harga Cabai Rawit Merah Rp90 Ribu per Kg, Pemkab Kobar Siapkan Bantuan Bibit
Polsek Pahandut Amankan Pria Mengaku Anggota BPK Minta Sumbangan di Palangka Raya
Polres Lamandau Sita 705 Gram Sabu dan 400 Pil Ekstasi, Terduga Kurir Diamankan
KPK Periksa Direktur L&G Insurance Broker Sebagai Saksi Kasus Jasindo
Polres Lamandau Tangani 3 Kasus Karhutla, Luas Lahan Terbakar Capai 7,3 Hektare
Komentar (0)
Memuat komentar…







