BORNEONEWS, Sampit - Kebakaran lahan yang terjadi di Desa Basirih Hilir Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, Kabupaten Kotawaringin Timur semakin membesar. BNPB kembali mengerahkan water bombing ke Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).
Kebakaran lahan di Desa Basirih sudah terdeteksi sejak kemarin, namun tim satuan tugas Kotim yang berusaha memadamkan api terkendala sulitnya akses menuju titik api melalui jalur darat.
Wakil Korlap 2 Posko Siaga Daurat Bencana Asap Karhutla Kabupaten Kotim, Sutoyo menginformasikan secara rutin kegiatan posko hingga hari ini. Ia menyampaikan, lokasi hotspot di Desa Basirih Hilir sampai saat ini belum bisa dipadamkan dan menurut pantauan, api semakin membesar.
"Malah tambah besar, sehingga dikerahkan water bombing siang ini sekitar jam 11.00 WIB," ujarnya, Selasa (12/9/2017).
Lebih lanjut, dia mengatakan, sebagian dari kekuatan posko gabungan Kabupaten Kotim dan posko gabungan kecamatan juga dikerahkan untuk memadamkan api dan untuk di daerah yang tidak bisa dijangkau melalui jalur darat dilakukan water bombing oleh pihak posko provinsi. "Untuk luasan lahan yang terbakar belum diketahui, kita masih dalam proses pemadaman," tutupnya. (NOOR ANNISA/B-2)
Api Membesar, BNPB Kembali Kerahkan Water Bombing Ke Kotim
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Maidi Divonis 5 Tahun dalam Perkara Pemerasan Berkedok CSR
Harga Cabai Rawit Merah Rp90 Ribu per Kg, Pemkab Kobar Siapkan Bantuan Bibit
Polsek Pahandut Amankan Pria Mengaku Anggota BPK Minta Sumbangan di Palangka Raya
Polres Lamandau Sita 705 Gram Sabu dan 400 Pil Ekstasi, Terduga Kurir Diamankan
KPK Periksa Direktur L&G Insurance Broker Sebagai Saksi Kasus Jasindo
Polres Lamandau Tangani 3 Kasus Karhutla, Luas Lahan Terbakar Capai 7,3 Hektare
Komentar (0)
Memuat komentar…







