BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Palangka Raya Akhmad Fordiansyah menyebut pelayanan Jaminan Kesehatan Nasional dan Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) masih belum maksimal. Hal ini diungkapkannya dalam pertemuan dengan pihak BPJS Kesehatan Cabang Palangka Raya, di Ruang Rapat Peteng Karuhei (PK) I, Selasa (12/9/2017).
"Terutama pelayanan di rumah sakit yang berkerjasama dengan BPJS Cabang Kota Palangka Raya. Masih banyak keluhan yang disampaikan oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) ketika ingin melakukan cek up menggunakan kartu JKN-KIS," kata Fordi.
Para ASN ini menurut Fordi mengeluhkan pelayanan BPJS di rumah sakit yang disamakan dengan antrian masyarakat umum. Sehingga mereka yang memiliki pekerjaan di kantor harus terhambat lantaran harua mengantri lama.
"Kita berharap kedepan pelayanan BPJS di rumah sakit bisa lebih baik lagi, dan alangkah baiknya pelayanan ASN terpisah dengan masyarakat, sehingga pelayanan kesehatan dan kewajiban ASN seimbang," katanya. (TESTI PRISCILLA/B-5)








