BORNEONEWS, Palangka Raya - Bidhumas Polda Kalteng menggelar sosialisasi penggunaan media sosial dengan bijak demi mencegah terjadinya berita bohong atau hoax di Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK), Kamis (14/9/2017).
Kabid Humas Polda Kalteng, AKBP Pambudi Rahayu membawa para pakar yang menjadi pemateri pada sosialisasi antisipasi hoax dan cara cerdas menggunakan media.
Mereka adalah Pakar ITE Hercules, Pakar Hukum Aristoteles dan Konsultan Jurnalis yang juga sebagai Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalteng, Sutransyah.
Hercules mengatakan, munculnya berita hoax sengaja diproduksi untuk memperdaya pengguna. Hoax juga dapat menjatuhkan citra orang lain atau sebaliknya untuk membuat populer citra.
Sedangkan dari sisi motif, hoax bisa terjadi akibat faktor ekonomi dan politik. "Untuk mengantisipasi berita hoax atau palsu, yang perlu kita lakukan adalah cek sumber berita apakah terpercaya atau tidak. Kemudian, klarifikasi berita dari narasumber yang dianggap bisa dipercaya. Bandingkan berita dengan beberapa media online terpercaya. Lalu pikirkan matang-matang sebelum meneruskan berita ke orang lain baik dari sisi kepentingan maupun manfaatnya," tuturnya. (BUDI YULIANTO/B-2)
Polda Kalteng Beri Wawasan Cegah Hoax di STMIK
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
TNI-Polri Kedepankan Pendekatan Dialogis dalam Mengamankan Dogiyai
Tolak Ajakan Berkelahi, Siswa SMP di Banjarmasin Tetap Dipaksa hingga Tersungkur
Guru SDN di Banjarmasin Jadi Tersangka Pelecehan Siswi 12 Tahun
Mentan: Pengadaan Bulog Perkuat Cadangan Beras Pemerintah
Triple-double Embiid bawa 76ers Kalahkan Bucks 127-116
Wamen LH: Jaga Kelestarian Ekosistem Perairan Dimulai dari Daratan
Komentar (0)
Memuat komentar…







