BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Palangka Raya, Hera Nugrahayu mengharapkan kerjasama masyarakat terkait rencana pembangunan drainase induk di Kota Cantik ini. Hera menyebut, drainase induk ini memerlukan lahan yang luas dan tentu saja akan bersinggungan langsung dengan masyarakat.
Untuk itu, dukungan masyarakat dalam proses pembangunan ini sangat penting. "Saya rasa di sinilah peran dari Lurah dan Camat yang wilayahnya terkena titik pembangunan drainase utama. Setidaknya para Lurah dan Camat adalah pejabat yang lebih mengetahui apa keinginan masyarakat yang bersinggungan dan bagaimana letak tata wilayahnya sehingga tidak menimbulkan masalah di kemudian hari," ungkap Hera, Jumat (15/9/2017).
Kepala Bappeda Kota Palangka Raya ini mengatakan, posisi Lurah dan Camat sebagai wakil dari Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya sangatlah menentukan. Terutama jika berbicara hak masyarakat yang tidak bisa begitu saja terabaikan saat disentuh proyek pembangunan.
Sebelumnya, Wali Kota Palangka Raya HM Riban Satia mengatakan, pembangunan drainase utama di Kota Palangka Raya selama ini telah masuk pada program rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJM) yang mendapat dorongan kuat dari pemerintah pusat.
"Presiden RI Joko Widodo menekankan, permasalahan banjir maupun bencana asap harus tuntas dan bisa dikendalikan oleh beberapa daerah, termasuk Kota Palangka Raya. Karena itu program pembangunan drainase utama ini merupakan bagian dari RPJMD yang didukung Presiden RI," kata Riban. (TESTI PRISCILLA/B-2)
Kepala Bappeda Kota Berharap Masyarakat Mendukung Rencana Pembangunan Drainase Utama
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya Evaluasi Pelaksanaan PJJ di Tengah Kabut Asap
Palangka Raya Terima Banpres Rp10 Miliar
Menkes Ingin Jadikan Bus Oksigen Pemko Palangka Raya sebagai Pilot Project Penanganan ISPA
Puluhan Sekolah di Palangka Raya Masih Dipimpin Plt, Pengisian Definitif Ikuti Aturan
Kepala DLH Palangka Raya Tinjau Langsung Pengelolaan Sampah di Dua Kecamatan
Indeks Kualitas Udara Palangka Raya Capai 1.506, Masuk Kategori Berbahaya
Komentar (0)
Memuat komentar…







