BORNEONEWS, Nanga Bulik - Pembukaan gelaran Pesparawi ke-XVI tingkat Kalteng yang dipusatkan di Stadion Hinang Golloa, Nanga Bulik, Kabupaten Lamandau diguyur gerimis, Sabtu (16/9/2017) malam.
Tak ayal, kondisi in membuat panitia harus memutuskan meniadakan parade defile kontingen. Alhasil, para kontingen dari 13 kabup[aten dan satu kota ini dipersilahkan langsung menempati tribun yang telah disediakan.
"Parade defile kita tiadakan karena kondisi cuaca tidak memungkinkan, sehingga kita rubah dengan format lain," ungkap Dwi Oktavianus, panitia Pesparawi bidang upacara.
Dia menyebut peniadaan parade defile ini merupakan opsi kedua setelah opsi pertama yakni bentuk arak-arakan tidak memungkinkan untuk dilakukan. Panitia sudah mengantisipasi kemungkinan ini dan tidak mengganggu rangkaian acara lain.
Sementara itu dari pantauan terlihat bahwa sepanjang kegiatan pembukaan Pesparawi sejak awal hingga akhir cuaca kota Nanga Bulik terus diguyur hujan.
Namun kondisi ini sama sekali tidak mengganggu jalannya acara. Diketahui, kegiatan Pesparawi Kalteng 16-21 September 2017 ini diikuti 3.200 peserta.
Pembukaannya langsung dihadiri Gubernur Kalteng, Sugianto Sabran dan dihadiri seluruh perwakilan kepala daerah kabupaten/kota se-Kalteng. (HENDI NURFALAH/B-6)
Gerimis, Parade Defile Kontingen Pesparawi Ditiadakan
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Distribusi Masih Jadi Hambatan, Industri Komik Indonesia Dinilai Punya Potensi Besar
Iran Ancam Gunakan Taktik Baru jika AS Kembali Lancarkan Serangan
OJK Kalteng Tekankan Manfaat Nyata Inklusi Keuangan bagi Kesejahteraan Masyarakat
Dokter Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan terhadap Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Dampak Karhutla bagi Kesehatan Bukan Hanya Gangguan Pernapasan
Karhutla Ancam Habitat Orangutan di Kalteng, Patroli dan Evakuasi Satwa Diperkuat
Komentar (0)
Memuat komentar…







