BORNEONEWS, Nanga Bulik - Meski diguyur hujan, tapi atraksi tarian kolosal bertema 'Satu Untuk Negeri' serta penampilan apik penyanyi Rio Febrian dan Lea Simanjuntak di penghujung acara pembukaan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) ke XVI tingkat Provinsi Kalteng yang dilaksanakan di Stadion Hinang Golloa, Nanga Bulik, Lamandau, Sabtu (16/9/2017) berhasil memukai ribuan pasang mata yang hadir.

Tarian kolosal yang melibatkan kurang lebih 350 orang penari di bawah binaan koreografer kawakan Ari Tulang ini berhasil membius antusiasme penonton.

Terlebih kejutan datang saat para penari tampak lincah nan atraktif bergerak di atas matras karpet dengan diiringi musik pengiring yang memadukan berbagai musik tradisional tanah air.

Tak hanya itu, kostum penari yang menggambarkan keberagaman suku, etnis dan budaya di Lamandau ini berhasil membuat semua penonton berdecak kagum, tidak terkecuali gubernur dan sejumlah tamu undangn seolah tidak sadar untuk langsung mengabadikan moment yang sarat mahakarya tersebut.

"Penampilan tarian kolosal ini sebagai persembahan kepada semua pihak bahwa even Pesparawi bukan semata-mata kegiatan umat kristiani, namun merupakan kegiatan milik kita bersama masyarakat Kalteng secara umum dan khususnya Lamandau," ungkap Bupati Lamandau, Marukan selaku Ketua Umum Pesparawi saat menyampaikan laporan pada acara pembukaan Pesparawi, Sabtu (16/9/2017) malam.

Di penghujung tarian kolosal tiba-tiba suara merdu yang cukup lama ditunggu-tunggu itu pun mulai terdengar. Ya, suara khas penyanyi pop tanah air Rio Febrian dan Lea Simanjuntak saling sahut menyaut menyanyikan sebuah lagi daerah khas Kalimantan yang disisipi bait-bait yang menggambarkan kekayaan flora dan fauna Kabupaten Lamandau.

Hadir di arena dengan menggunakan kereta kencana, dua artis itupun menyanyikan beberapa lagu rohani di tengah lapangan yang diiringi gerakan indah para penari latar.

Cuaca gerimis kala seoalah tidak mereka rasakan demi memuaskan para kontingen Pesparawi yang tampak cukup histeris menyimak penampilan mereka berdua.

Tidak lama berselang, kedua penyanyi itu pun langsung kembali ke panggung utama untuk menyanyikan beberapa buah lagu secara bergantian.
(HENDI NURFALAH/b-6)