BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Satuan Buru Sergap ( Buser) Polres Kobar berhasil meringkus terduga pembunuh bidan berparas cantik, Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di Puskesmas Pembantu (Pustu) Desa Penyombaan, Kecamatan Aruta, Dini Prasetyani (26) di Sintang, Kalimantan Barat, Sabtu (16/9/2017). Tertangkapnya ASP, terduga pembunuh Dini membuat warga desa setempat merasa tenang.
Pasalnya, paskapenemuan tengkorak Dini warga merasa resah. Apalagi salah satu warga desa, ASP alias I yang santer diperbincangkan merupakan teman dekat Dini turut menghilang dengan raibnya Dini dari desa.
Keresahan warga semakin menjadi-jadi ketika rumah ibu ASP terbakar. "Warga saat ini merasa senang karena terduga pembunuh sudah berhasil ditangkap sehingga mereka tidak takut-takut lagi saat beraktivitas," kata Kades Penyombaan, Kecamatan Aruta, Kabupaten Kotawaringin Barat, Murni, Senin (19/9/2017).
Ia menambahkan, sejatinya warga tidak begitu mengetahui ada hubungan khusus yang terjalin antara Dini dan ASP. Namun dari keseharian, keduanya sering berinteraksi lantaran antara rumah ASP dan mess Pustu Desa Penyombaan hanya berseberangan. "Belum tahu juga apakah antara korban dan pelaku mempunyai hubungan khusus," imbuh Murni.
Sebelumnya diberitakan bahwa ASP merupakan teman dekat Dini Prasetyani yang bertugas sebagai bidan pustu Desa Penyombaan. Dini menghilang sejak 4 Agustus 2017 dan pada tanggal 8 di bulan yang sama, ASP juga turut menghilang dari desa.
Sebulan kemudian, salah seorang warga Desa Penyombaan Widi Purwanto (55) menemukan tengkorak manusia dan seuntai kalung emas tidak jauh dari tengkorak yang dibaluti terpal berwarna biru di tepi sungai saat memancing.
Polisi bekerja keras. Berdasarkan olah TKP dan barang bukti serta pengakuan ibu Dini, kalung tersebut adalah milik anaknya yang hilang semakin menguatkan bahwa tengkorak tersebut adalah tengkorak Dini. Hal ini diperkuat dengan pengakuan ASP yang mengakui bahwa tengkorak tersebut adalah Dini si Bidan berparas cantik. (KOKO SULISTYO/B-2)
Terduga Pembunuh Bidan Diringkus, Warga Merasa Tenang
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Polisi Tangkap Dua Tersangka Pembunuhan Plt Kepala KUA
Iran Ancam Gunakan Taktik Baru jika AS Kembali Lancarkan Serangan
OJK Kalteng Tekankan Manfaat Nyata Inklusi Keuangan bagi Kesejahteraan Masyarakat
Dokter Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan terhadap Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Dampak Karhutla bagi Kesehatan Bukan Hanya Gangguan Pernapasan
Karhutla Ancam Habitat Orangutan di Kalteng, Patroli dan Evakuasi Satwa Diperkuat
Komentar (0)
Memuat komentar…







