BORNEONEWS, Nanga Bulik - Perlombaan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) ke-XVI tingkat Kalteng tahun 2017 di kota Nanga Bulik, kabupaten Lamandau, dipusatkan di dua tempat. Tempat pertama yakni Gedung Pertemuan Umum (GPU) Lantang Torang yang terletak di area Perkantoran Bukit Hibul (Samping Kantor Kemenag Lamandau), sedangkan tempat kedua adalah di Gereja Haleluya, Jalan Ahmad Yani, Nanga Bulik.
Hal tersebut seperti diungkapkan Ketua II Panitia Pesparawi Tingkat Kalteng, Meigo Basel, kepada borneonews.co.id, Senin (18/9/2017). "Untuk perlombaannya Pesparawi ini kita pusatkan di dua tempat, yakni GPU (Lantang Torang) dan Gereja Haleluya," sebutnya.
Meigo yang juga merupakan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lamandau itu juga mengatakan, kedua tempat itu sudah diputuskan menjadi lokasi perlombaan yang sudah dimulai sejak hari pertama lomba atau Minggu (17/9/2017) malam.
Untuk rinciannya, sambung dia, GPU Lantang Torang telah diputuskan menjadi arena untuk beberapa cabang lomba, diantaranya adalah kategori Paduan Suara Pemaja/Pemuda (PSR/P), Paduan Suara Anak (PSA), Padua Suara Wanita (PSW), Paduan Suara Lagu Rakyat/Foklore.
"Termasuk juga kategori Paduan Suara Pria (PSP) dan Paduan Suara Dewasa Campuran (PSDC)," terangnya.
Sedangkan yang dipusatkan di Gereja Haleluya adalah sisa dari cabng lomba yang digelar di GPU Lantang Torang. Misalnya, ujarnya lagi, kategori lomba Solo Anak, Solo Remaja Putera dan Puteri, Vocal Group serta kategori Musik Pop Gerejawi (MPG). (HENDI NURFALAH/B-8)
Perlombaan Pesparawi Kalteng 2017 Dipusatkan di Dua Tempat, Ini Rinciannya
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Mendagri Prancis: Ribuan Orang Ditahan saat Demonstrasi Lanjutan
Dua Tunggal Putri Indonesia Gagal ke Final Indonesia Masters
Menperin Yakin Produk UMKM Ramah Lingkungan RI Tembus Pasar Global
Yusril: Kebijakan Publik Harus Berorientasi Kepentingan Masyarakat
Raharjati Nursamsa Raih Perak World Climbing Series di Chile
ISPU Kapuas Melonjak dari 1.657 ke 2.406 dalam Sejam, Udara Berstatus Berbahaya
Komentar (0)
Memuat komentar…







