BORNEONEWS, Sampit - Wakil Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) M Taufiq Mukri mengatakan, sektor PBB-P2 dianggap berpotensi dalam meningkatkan pendaatan alsli daerah (PAD).

Dia menyebutkan, hingga Agustus 2017 realisasi pendapatan sektor PBB senilai Rp3 miliar lebih, yakni sebesar 60,34 persen. "Kita selalu optimis sektor ini akan mampu meningkatkan PAD," katanya, Senin (18/9/2017).

Untuk menggenjot pendapatan dari sektor tersebut, lanjutnya, pemerintah dan masyarakat harus bisa menjalin sinergitas sehingga masyarakat mengetahui dan faham betul pentingnya pajak bagi pembangunan daerah, baik pendidikan, kesehatan dan infrastruktur yang dampak baiknya terhadap masyarakat itu sendiri.

Menurutnya, dalam melaksanakan pemungutan PBB dibutuhkan kerja keras secara bersama-sama melibatkan semua elemen masyarakat. "Terutama para camat, lurah, kades, rt dan rw, yang merupakan barisan terdepan guna memberikan penjelasan, pemahaman, dan informasi tentang pentingnya pajak serta membantu memperlancar tugas dari Bappenda," pesannya.

Dia juga berpesan, agar Bappenda terus mengembangkan aplikasi berbasis website, pembayaran secara online guna mempermudah dalam memberikan pelayanan serta informasi tentang pajak dan retribusi daerah kepada masyarakat. (NOOR ANNISA/B-5)