BORNEONEWS, Palangka Raya – Penyebaran virus HIV yang berujung AIDS banyak ditularkan melalui pergaulan bebas, tukar pasangan, dan ‘jajan’ di kompleks lokalisasi. Untuk menanggulangi AIDS ini, diperlukan langkah berani dengan menutup lokalisasi.
Wacana itu mengemuka saat Rapat Koordinasi Penanggulangan AIDS yang digelar Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kalteng, Dinas Kesehatan se-Kalteng, dan organisasi/LSM peduli AIDS di Aula Hotel Dandang Tingang, Palangka Raya, Selasa (19/9/2017).
“Sudah tahu penyakit ini tidak ada obatnya dan semakin menjadi momok, toh masih saja banyak menjamur prostitusi. Kalau gitu, penangulangannya ya setop operasional lokalisasi, bubarkan kompleks prostitusi tersebut,” ungkap Wakil Gubernur saat menggantikan Gubernur Sugianto Sabran membuka acara tersebut.
Ia mengintruksikan semua kepala daerah di Kalteng rutin mengampanyekan bebas lokalisasi. Kampanye itu untuk menekan angka ODHA (pengidap HIV) agar terus bertambah. Menurutnya, kebijakan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat dan Kotawaringin Timur menutup lokalisasi patut dicontoh daerah lain. Terlebih di ibu kota Kalteng, masih ada lokalisasi yang belum dibubarkan. (ROZIQIN/B-3)
Bubarkan Kompleks Prostitusi Untuk Tanggulangi AIDS
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kimi Antonelli Pole Position di GP Amerika Serikat 2026
Cuaca Buruk Batalkan Balapan Moto2 dan Moto3 GP Australia
BMKG: Waspadai Peningkatan Suhu di Siang Hari saat Peralihan Musim
Jangan Nekat Buang Sampah Sembarangan! Kelurahan MB Hilir Siap Tindak Pelanggar
RI-Rusia Jajaki Transfer Teknologi Tingkatkan Pengawasan Obat-makanan
Wakil Bupati Gumas Ajak Kawal Investasi untuk Kesejahteraan dan Keadilan Masyarakat
Komentar (0)
Memuat komentar…







