BORNEONEWS, Kasongan - Curah hujan yang masih tinggi akhir-akhir ini di wilayah Kabupaten Katingan menyebabkan terkendalanya sejumlah proyek jalan di Bumi Penyang Hinje Simpei ini.
Menurut Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Katingan, proyek penimbunan jalan yang dikhawatirkan tidak selesai sesuai batas waktu yang ditentukan, itu tersebar di beberapa tempat.
"Contohnya jalan menuju Desa Talingke Kecamatan Tasik Payawan yang sampai saat ini sebagian badan jalan yang hendak dilakukan penimbunan itu masih terendam banjir," kata Alyono kepada Borneonews, Kamis (21/9/2017).
Kemudian, lanjut dia, ruas lainnya Jalan Simpang Petak Bahandang Ibukota Kecamatan Tasik Payawan menuju ke Desa Tumbang Panggu serta penimbunan jalan di Desa Talian Kereng Kecamatan Katingan Hilir arah menuju Desa Luwuk Kiri.
"Masalahnya bukan terletak pada kesalahan pihak kontraktor, sebab semua kontraktor sudah menyiapkan peralatan termasuk alat berat, namun keadaan alam yang tidak bersahabat karena air turun naik sehingga badan jalan yang hendak ditimbun masih tergenang," katanya.
Alyono mengaku khawatir jika proyek penimbunan sejumlah ruas jalan ini bakal tidak selesai tepat waktu. Sebenarnya, proyek penimbunan badan jalan di sejumlah wilayah itu termasuk kategori yang tidak sulit dikerjakan. "Tapi ya itu tadi, kendala alam yang menyebabkan pekerjaan terganggu," kata dia.
Alyono menegaskan jika situasi kondisi di sejumlah ruas jalan, itu terus banjir hingga mendekati masa berakhirnya kontrak, maka pihaknya bakal mengambil kebijakan yakni putus kontrak. "Ya kita akan putus kontrak, tapi perusahaan tidak masuk daftar hitam, karena kesalahan tidak berada di pihak rekanan," imbuhnya. (ABDUL GOFUR/B-8)
Ini Daftar Proyek Penimbunan Jalan di Katingan yang Terkendala Banjir
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kompleks Pasar Tumbang Sanamang Katingan Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Miliaran Rupiah
Kalteng Perlu Waspada Kekeringan hingga Awal 2027, BNPB Siapkan Mitigasi El Nino
Kabut Asap, Kecelakaan Menewaskan Dua Pengendara di Sudirman Km 9 Sampit
Akademisi Soroti Kemarau Panjang dan Lahan Gambut dalam Karhutla Kalteng
IPLM dan Perpustakaan Sekolah
Kemenkes: Tujuh Kabupaten/Kota di Kalteng Masuk Kategori Udara Berbahaya
Komentar (0)
Memuat komentar…







