BORNEONEWS, Sampit - Pemadaman kebakaran lahan yang terjadi di Jalan Buntu, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur akhirnya berhasil dipadamkan.

Untungnya saat pemadaman berlangsung sedang hujan deras mengguyur wilayah kota Sampit selama sekitar satu jam.

"Saat ini sudah padam, karena dibantu tuhan dengan turun hujan," ujar Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotim Sutoyo, Sabtu (23/9/2017).

Pihaknya sangat terbantu dengan turunnya hujan deras ini, karena kalau tidak ada hujan, kemungkinan besar proses pemadaman akan berlangsung hingga malam.

Apalagi api yang membakar lahan tersebut cukup besar, sehingga dengan 15 orang tim pemadaman sangat kesusahan. Apalagi lahan tersebut cukup dekat dengan Bandar Udara H Asan Sampit.

"Kami takut kebakaran itu meluas lebih besar lagi, sehingga mengganggu penerbangan di bandara," katanya.

Pihaknya juga tidak ingin bahwa dengan kebakaran lahan ini mengulang kembali seperti 2015. Dimana kebakaran cukup luas terjadi di sekitar bandara. Bahkan api baru bisa dipadamkan selama 12 hari dan peristiwa itu diharapkan tidak terulang lagi. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)