BORNEONEWS, Palangka Raya - Nonton bareng (Nobar) pemutaran Film G 30 S PKI sudah digelar di beberapa tempat di Palangka Raya. Mulai di Korem 102 Panju-Panjung, lapangan Zibang hingga Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palangka Raya.
Kegiatan nobar serupa rencananya juga akan digelar Pemerintah Kota Palangka Raya. "Bisa jadi seperti itu. Paling tidak ASN (aparatur sipil negara) kita bisa tahu tentang sejarah bangsa ini," kata Wakil Wali Kota Palangka Raya, Mofit Saptono Subagio usai nobar di Aula IAIN Palangka Raya, Sabtu (23/9/2017).
Dalam kesempatan itu, Mofit mengatakan, terlepas dari pro dan kontra, pemutaran film ini bisa dijadikan referensi tentang sejarah bangsa. "Anak-anak harus tahu. Kita tinggalkan dulu pro dan kontra. Kemudian biarkan anak-anak muda ini menyaksikan dan mengetahuinya," kata Mofit.
"Intinya, seperti yang disampaikan pak Danrem bahwa komunisme adalah bahaya laten yang sangat luar biasa. Dan itu perlu kita antisipasi sejak dini sehingga generasi muda bisa memahami. Dalam arti kata memahami bahayanya,"
"Dan kita tidak lagi mengulang sejarah kelam bangsa ini. Itu lah kenapa saya memberikan respek dan apresiasi terhadap IAIN yang menggelar nobar bersama mahasiswa, gubernur dan Danrem," tuturnya. (BUDI YULIANTO/B-2)
Pemerintah Kota Berencana Gelar Nobar G 30 S PKI
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Palangka Raya Terima Banpres Rp10 Miliar
Menkes Ingin Jadikan Bus Oksigen Pemko Palangka Raya sebagai Pilot Project Penanganan ISPA
Puluhan Sekolah di Palangka Raya Masih Dipimpin Plt, Pengisian Definitif Ikuti Aturan
Kepala DLH Palangka Raya Tinjau Langsung Pengelolaan Sampah di Dua Kecamatan
Indeks Kualitas Udara Palangka Raya Capai 1.506, Masuk Kategori Berbahaya
Klinik Bersalin di Palangka Raya Bisa Terbitkan KIA hingga Perubahan KK untuk Anak Baru Lahir
Komentar (0)
Memuat komentar…







