BORNEONEWS, Sukamara - Anjing yang mengidap virus rabies memiliki beberapa ciri-ciri yang dapat dilihat dari tabiat atau perilaku hewan.
"Adapun gejala rabies pada hewan terlihat perubahan tabiat dari jinak menjadi penakut dan beberapa perubahan lainnya," ujar Kepala Bidang Pertanian Dinas Kepatahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Sukamara, Syamsir Hidayat, Senin (25/9/2017).
Anjing yang terkena rabies juga senang bersembunyi di tempat gelap dan dingin, tidak menuruti perintah majikan, suara menjadi parau dan tidak ada nafsu makan. Ekornya berada di antara dua paha, lidah dijulurkan dan mengeluarkan air liur berlebihan. "Selain itu, anjing juga suka memakan benda-benda asing seperti batu, kayu, batu dan lainnya. Anjing juga suka menyerang serta menggigit apa saja yang dijumpainya," terang Syamsul.
Ia melanjutkan, apabila gejala-gejala tersebut muncul maka akan disusul dengan kelumpuhan. Setelah lumpuh, anjing biasanya akan mati dalam empat hingga tujuh hari setelah gejala muncul. "Untuk hewan seperti kucing, apabila tertular rabies gejalanya akan sama, hanya saja tidak berkeliaran seperti anjing," ucapnya. (NORHASANAH/B-2)
Anjing yang Tertular Rabies Nampak dari Perubahan Tabiat
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Dampak Karhutla bagi Kesehatan Bukan Hanya Gangguan Pernapasan
Karhutla Ancam Habitat Orangutan di Kalteng, Patroli dan Evakuasi Satwa Diperkuat
Pria di Sampit Dilaporkan ke Polres Kotim atas Kasus Asusila terhadap Anak 8 Tahun
Penerbangan di Kalteng Terdampak Karhutla, Kemenhub Minta Penumpang Rutin Cek Jadwal
Kalteng Prioritas Penanganan Karhutla, BNPB: Bantuan Luar Negeri untuk Teknologi Pemadaman
Dua Kasus Lakalantas Terjadi saat Kabut Asap Tebal di Sampit, Dua Orang Tewas
Komentar (0)
Memuat komentar…







