BORNEONEWS, Sampit - Rapat finalisasi RAPBD Perubahan 2017 antara komisi di DPRD Kotawaringin Timur dan tim anggaran eksekutif menyepakati dana multiyears Rp41 miliar digeser.
"Rp10 miliar sepakat digeser untuk mengakomodasi kegiatan melalui pembahasan di tiap-tiap komisi beberapa waktu lalu dengan SOPD, untuk sisanya silakan eksekutif sampaikan untuk apa saja," kata pimpinan rapat, Ketua DPRD Kotim Jhon Krisli, Senin (25/9/2017).
Menurut ketua tim anggaran eksekutif H Halikinnor, sisa anggaran sebesar Rp21,5 miliar untuk pembayaran utang dan menutupi biaya jaminan kesehatan daerah (Jamkesda) hingga Desember 2017.
"Selain itu Rp7 miliar untuk pembebasan lahan di rumah sakit, serta lainnya untuk rehab sekolah di Desa Parebok, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan dan untuk pimpinan forum koordinasi pimpinan daerah, Saber Pungli dan lain sebagainya," kata Halikinnor, Senin (25/9/2017).
Sehingga menurut Halikinnor jika mengacu dengan anggaran tersebut, daerah masih kekurangan. "Kita bukannya kelebihan anggaran namun malah kekurangan, seperti Saber Pungli, Pak Kapolres sudah mengingatkan agar dianggarkan," tegas Sekda Kotim itu.
Sebagian anggaran itu juga menurut Halikinnor untuk kegiatan non perjalan dinas dan alat tulis kantor. "Sejak tahun 2018 kita akan setop jamkesda," tegas Halikinnor. Sehingga di APBD Perubahan ini DPRD melalui rapat tersebut sepakat tidak ada kegiatan multiyears, sebagaimana yang diinginkan oleh pihak eksekutif. (NACO/B-2)
Dana Multiyears Rp41 Miliar Digesar, Ini Penggunaannya
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Bencana Karhutla Gambut Parah, Anggota DPRD Kotim Desak Langkah Nyata Menteri Kehutanan
Ketua DPRD Kotim Berharap Kunjungan Menhut Buka Jalan Bantuan Pusat untuk Karhutla
DPRD Kotim Berkomitmen Cegah Intervensi dan KKN dalam Pengadaan Barang dan Jasa
Jembatan Menuju SMAN 1 Samuda Rusak Parah, DPRD Kotim Dorong Pembangunan Permanen
Ketua Komisi I DPRD Kotim Salurkan 12.400 Liter Air Bersih untuk Warga
RMP di Teluk Sampit Diharapkan Tingkatkan Kesejahteraan Petani dan Buka Lapangan Kerja
Komentar (0)
Memuat komentar…







