BORNEONEWS, Sampit - Anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Kotawaringin Timur, Supriadi MT mengingatkan agar anggaran jangan dibiarkan mengendap sehingga menjadi sisa lebih perhitungan anggaran (Silpa). Anggaran harus digunakan dan dikelola untuk mengakomodasi seluruh kegiatan.
Supriadi menilai, jika jadi silpa maka akan berpengaruh kepada anggaran di tahun berikutnya. Terutama berkaitan dengan dana transfer dari pemerintah pusat seperti Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Alokasi Umum (DAU)
"Bukan hal mudah bagi pemerintah mengupayakan anggaran untuk jadi sumber pembiyaan pembangunan. Ketika dana itu sudah adam maka hal yang aneh justru anggaran itu dijadikan silpa," kata Supriadi, Senin (25/9/2017)
Apabila anggaran banyak menjadi silpa, lebih baik jangan lagi susah-susah cari anggaran. "Harusnya anggaran yang ada dibelanjakan," tegasnya.
Lain hal jika anggaran itu sulit digunakan seperti DAK Dana Reboisasi (DR) yang digelontorkan melalui pemerintah pusat untuk daerah.
"Karena pos anggaran itu mesti harus melewati proses kehati-hatian dalam pemanfaatannya. Agar tidak mudah terjerumus dalam kasus hukum," pungkasnya. (NACO/B-11)
Supriadi MT: Jangan Biarkan Anggaran Mengendap Jadi Silpa
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Bencana Karhutla Gambut Parah, Anggota DPRD Kotim Desak Langkah Nyata Menteri Kehutanan
Ketua DPRD Kotim Berharap Kunjungan Menhut Buka Jalan Bantuan Pusat untuk Karhutla
DPRD Kotim Berkomitmen Cegah Intervensi dan KKN dalam Pengadaan Barang dan Jasa
Jembatan Menuju SMAN 1 Samuda Rusak Parah, DPRD Kotim Dorong Pembangunan Permanen
Ketua Komisi I DPRD Kotim Salurkan 12.400 Liter Air Bersih untuk Warga
RMP di Teluk Sampit Diharapkan Tingkatkan Kesejahteraan Petani dan Buka Lapangan Kerja
Komentar (0)
Memuat komentar…







