BORNEONEWS, Kuala Kurun - Peserta bimbingan dan rehabilitasi sosial tuna susila bakal menerima bantuan Rp3 juta dari Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Tengah untuk modal usaha.

Namun mereka harus mengikuti pelatihan membuat kue selama lima hari, terhitung hari ini. Demikian disampaikan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gunung Mas, Budhy saat membuka pelatihan, Selasa (26/9/2017).

"Setelah pelatihan selesai, peserta akan diberikan uang Rp3 juta untuk modal usaha. Pelatihan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap wanita rawan sosial ekonomi," katanya.

Dia menyampaikan pelatihan pembuatan kue itu diikuti 20 wanita rawan sosial ekonomi dari Kelurahan Tampang Tumbang Anjir, Kelurahan Kuala Kurun dan lainnya. Diharapkan setelah mengikuti pelatihan para peserta bisa membentuk kelompok dengan anggota hingga empat orang.

"Bila digabung satu kelompok empat orang, maka Rp3 juta dikalikan 4 maka akan ada modak Rp12 juta. Dengan modal ini bisa membeli peralatan yang lengkap dan hasilnya bisa lebih banyak," cetusnya.

Dengan adanya pelatihan oleh Dinsos Provinsi Kalteng diharapkan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat, terutama para wanita yang rawan sosial ekonomi yang mengikuti pelatihan.

"Semoga saja hasil dari pelatihan ini dimanfaatkan dengan baik dan benar-benar bermanfaat untuk masyarakat kita," harapnya. (EPRA SENTOSA/B-6)