BORNEONEWS, Sampit - Hearing masalah pasar Mangkikit rencananya digelar Rabu (27/9/2017) di DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) dipimpin Ketua Komisi II DPRD Kotim, Rudianur, namun acara yang sempat memanas itu terpaksa ditunda.
Musababnya, setelah pihak pelaksana pekerjaan pasar yang pengerjaannya mangkrak, yakni PT Heral Eranio Jaya (HEJ) tidak hadir tanpa kejelasan. Padahal perusahaan ini sudah resmi diundang oleh lembaga dewan tersebut.
"Tidak ada gunanya kita melanjutkan hearing ini, lebih baik kita tunda saja, buat apa kita lanjutakan kalau pihak PT Heral tidak ada, karena kejelasannya ini ada di mereka," tegas Rudianur.
Padahal, semua instansi terkait, termasuk para pedagang sudah hadir sehingga mereka kecewa dengan tindakan dari PT HEJ tersebut. "Nanti kita surati lagi mereka, kalau tiga kali dipanggil tidak hadir nanti kita jemput paksa," tukas politisi partai Golkar tersebut, yang disambut tepuk tangan para pedagang.
Sejumlah pedagang meluapkan kekecewaannya saat itu karena sudah lama-lama menunggu kejelasan pembangunan pasar itu mereka tidak kunjung mendapatkan kepastian.
"Sudah 4 tahun kami menunggu namun tidak ada kejelasannya juga," kata salah seorang pedagang.
Masalah pasar Mangkikit memang sudah lama terjadi, pasalnya setelah para pedagang direlokasi ke kawasan Kodim 1015 Sampit Pemkab Kotim berjanji dalam setahun pasar mereka yang berlokasi di Jalan Antasari itu bakal rampung, di mana pengelolaannya melalui pihak ketiga yakni PT HEJ. Akan tetapi apa penyebab proyek itu mangkrak itulah sampai kini belum ada kejelasannya. (NACO/B-5)
Hearing Pasar Mangkikit Memanas, PT HEJ Terancam Dijemput Paksa
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Bencana Karhutla Gambut Parah, Anggota DPRD Kotim Desak Langkah Nyata Menteri Kehutanan
Ketua DPRD Kotim Berharap Kunjungan Menhut Buka Jalan Bantuan Pusat untuk Karhutla
DPRD Kotim Berkomitmen Cegah Intervensi dan KKN dalam Pengadaan Barang dan Jasa
Jembatan Menuju SMAN 1 Samuda Rusak Parah, DPRD Kotim Dorong Pembangunan Permanen
Ketua Komisi I DPRD Kotim Salurkan 12.400 Liter Air Bersih untuk Warga
RMP di Teluk Sampit Diharapkan Tingkatkan Kesejahteraan Petani dan Buka Lapangan Kerja
Komentar (0)
Memuat komentar…







