BORNEONEWS, Sampit - Ratusan kepala desa dan lurah di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) berkumpul di Gedung Serbaguna, Sampit, Kamis (28/9/2017).

Mereka berkumpul untuk menghadiri deklarasi desa aman dalam rangka menyongsong HUT TNI yang ke-72. Deklarasi tersebut dipimpin Danrem 102/Panju Panjung Kolonel Arm Naudi Nurdika.

Dalam deklarasi itu, Danrem mengungkapkan bahwa Kotim merupakan wilayah yang luar biasa. Mulai dari kesuburan tanah, maupun potensi ekonominya. Selain itu, perdebadaan agama maupun suku juga sangat berdekatan dan tidak saling bersikutan.

"Saya ingin perbedaan suku, agama, atau ras sekalipun bukan menjadi perpecahan. Namun jadikanlah perbedaan sebagai kekayaan yang berdampak positif bagi kita semua," ujar Naudi.

Ia juga meminta masyarakat menanamkan ideologi kebaikan antarsesama. Sehingga mampu mencegah masuknya paham radikalisme, bahaya laten komunis, isu sara, dan terhindar dari jerat jaringan ISIS.

Dari pantauan Borneonews, pada kepala desa dan lurah sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut. Nantinya, mereka akan menandatangani deklarasi desa aman.

Turut hadir dalam kegiatan itu Wakil Bupati Kotim Taufiq Mukri dan Plt Sekretaris Daerah Halikinnor. (MUHAMMAD HAMIM/B-3)