BORNEONEWS, Palangka Raya - Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Kalimantan Tengah berencana menggelar sosialisai publik dengan konsep santai yang diberi nama 'Hasupa Hasundau Ngorih Kopi Pahari Ombudsman' dan mengangkat tema 'Mengawal dan Mengawasi Pelayanan Publik di Kalimantan Tengah'.
H Rizky R Badjuri, salah seorang tokoh pemuda yang aktif bergerak di bidang sosial didaulat sebagai moderator kegiatan penting tersebut. Selain itu akan hadir beberapa tokoh penting Kalteng sebagai pembicara.
"Ya, hari ini saya menerima undangan untuk menjadi moderator kegiatan strategis ini. Saya berterima kasih karena diberi kesempatan untuk menjadi moderator kegiatan yang akan diisi oleh tokoh-tokoh penting mulai dari Kepolisian hingga Tokoh Dayak," kata H Rizky, Kamis (28/9/2017).
Sementara itu, menurut Kepala Ombudsman RI Perwakilan Kalteng, Thoeseng T T Asang, sosialisasi ini akan menampilkan narasumber dari berbagai profesi. "Salah satunya, Ketua Umum Dewan Adat Dayak (DAD) Provinsi Kalteng, Agustiar Sabran. Ketua Umum DAD Kalteng Agustiar Sabran rencananya akan menyampaikan topik Proses Koordinasi Pengaduan Masyarakat Adat dalam kegiatan besok," kata Thoeseng kepada Borneonews, Kamis (28/9/2017).
Selain Ketua DAD, pembicara lainnya yakni Irwasda Polda Kalteng dengan topik 'Penyelesaian Pengaduan Masyarakat terkait Pelayanan Kepolisian'. Kemudian, ada Damang Pahandut Marcos Tuwan dengan topik 'Mekanisme Penyelesaian Pengaduan Masyarakat Adat'.
Ada pula pembicara yakni Kepala Dinas Provinsi dengan topik 'Penyelesaian Pengaduan di Lingkungan Dinas Pendidikan Provinsi Kalteng' dan pembicara terakhir yakni Mantan Wakil Gubernur Kalteng H Achmad Diran dengan topik 'Mengawal Good Governance di Sektor Pemerintahan'. "Tempat kegiatan yang dipilih adalah Kopi Jos karena dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan tuangan bagi acara Dialog Santai disambi minum kopi ini," tutupnya. (TESTI PRISCILLA/B-2)
Agustiar Sabran akan Paparkan Proses Koordinasi Pengaduan Masyarakat Adat
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Bupati Lamandau Soroti Pencegahan Karhutla dan Tanggung Jawab Perusahaan saat Tinjau Eks Konsesi Grace dan PWN
Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya Evaluasi Pelaksanaan PJJ di Tengah Kabut Asap
Ini 2 Lokasi Depot Air Gratis di MB Ketapang Sampit
Oli Berceceran di Bundaran Besar Jalan Pemuda Kapuas
Anak Beruang Madu yang Terpisah dari Induknya Diselamatkan Warga Seruyan
Meski Awal Musim Hujan di Kapuas Diprediksi November, El Nino Berpotensi Kurangi Intensitas Hujan hingga 2027
Komentar (0)
Memuat komentar…







