BORNEONEWS, Sampit - Ketua Komisi I DPRD Kotawaringin Timur, Handoyo J Wibowo meminta agar seluruh kepala desa dan lurah di Kotim menjaga koordinasi dengan Babinsa dan Babinkamtibmas yang ada.

"Terutama dalam hal menjaga kondusifitas daerah. Karena ini penting apalagi jika mendapatkan informasi yang mengarah pada gangguan kamtibmas," kata Handoyo, Kamis (28/9/2017).

Kades dan RT hingga RW harus perkuat koordinasi dengan aparat tersebut, karena kondisi sekarang perlu deteksi dini yang akurat dan cepat. Dalamr angka mengantisipasi gerakan yang dapat mengacau keamanan daerah. Apalagi belakangan ini terpaan mengenai munculnya paham radikalimsme mulai dilakukan.

"Dari itu tidak menutup kemungkinan terjadi di Kotim. Salah satunya agar paham yang bertentangan dengan Pancasila itu tidak bisa tumbuh, maka pengawasan kita bersama itu harus dimaksimalkan," tegasnya.

Fungsi koordinasi menurut Handoyo sangat penting, bahkan roda pemerintahan akan stagnan jika ada desa yang secara keamanannya tidak kondusif.

"Pemerintah tidak bisa membangun, jadi 168 desa yang ada di Kotim ini mesti aktif menjalin komunikasi untuk memastikan desanya aman. Dan tidak ada aktivitas kegiatan radikal dan paham-paham yang mau merusak daerah ini," tandasnya. (NACO/B-11)