BORNEONEWS, Muara Teweh – Kodim 1013 Muara Teweh melaksanakan Deklarasi Aman membangun kepekaan wilayah dalam rangka cegah dini bersama Babinsa, Babinkamtibmas dan kades/lurah, Kamis (28/9/201).
Hal ini dilaksanakan dalam rangka menjaga kondisi Barito Utara agar selalu tetap aman dan kondusif. Hadir dalam kegitan tersebut Kapolres Barito Utara AKBP Tato Pamungkas Suyono SIK beserta jajarannya, kades, lurah dan camat.
Menurut Dandim 1013 Muara Teweh, Letkol Inf Adhi Giri Ibrahim di Barito Utara sudah terjalin koordinasi antara Babinsa, Babinkamtibmas dan kades/lurah.
Namun kegiatan ini dilaksankan unutk memantapkan ketiga pilar tersebut agar lebih dalam menjaga kondisi aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Barito Utara.
Dikatakan Adhi Giri, banyak yang bisa membuat mengganggu situasi keamanan salah satunya laten komunis, ISIS, faham radikal dan isu sara.
Selain itu, masalah bidang sosial budaya, di mana budaya kita sendiri banyak sudah ke arah kebarat-baratan yang bisa mempengaruhi dan kalau tidak cepat ditanggapi dengan baik bisa kearah negatif, apalagi dari media sosial (Medsos).
Selain masalah narkoba juga sangat memprihatinkan.“Termasuk Pilkada 2018 masih berpotensi menimbulkan ke gaduhan politik,” imbuhnya.
Disampaikkanya pula bahwa kegiatan ini dalam rangka memperingati HUT TNI dan juga kegiatan in bertepatan dengan isu yang berkembang saat ini di Kabupaten Barito Utara.
Sementara itu AKBP Tato Pamungkas Suyono mengatakan Kamtibmas menjadi perhatian pihak kepolisian, temasuk persiapan menghadapi even besar yakni Pilkada 2018.
“Situasi aman saat ini sangat luar biasa, kami pihak kepolisian tetap mengedapankan tiga pilar utama. Sebab, ketiga pilar utama inilah yang terdepan untuk menjaga keutuhan atau keamanan wilayah kita ini, guna mencegah ini kejadian-kejadian yang terjadi,” bebernya. (RAMADHANI/B-6)








