BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Jenazah remaja berusia 16 tahun warga Kecamatan Pangkalan Lada, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) yang tenggelam di Sungai Arut, kawasan Desa Runtu Kecamatan Arut Selatan Kotawaringin Barat (Kobar) pada 27 September lalu akhirnya ditemukan.
Kasi Kesiapsiagaan Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Subahan menjelaskan, jenazah korban ditemukan Jumat (29/9/2017) sekitar pukul 12.30 WIB tepat di lokasi tenggelamnya kelotok korban beberapa hari lalu.
"Dalam pencarian hari ini, sejak pagi hingga menjelang siang tim gabungan yang terdiri dari BPBD Kobar, Basarnas, Polairud dan masyarakat belum menemukan keberadaan korban. Namun sekitar pukul 12.30 WIB ternyata jenazah korban muncul di permukaan air tepat di lokasi tenggelam kemarin," ujarnya, Jumat (29/9/2017).
Ia menjelaskan, melihat hal tersebut tim pencari segera melakukan pengangkatan jenazah korban dan memasukkannya dalam kantong jenazah. "Karena sudah dua hari berada dalam air, kondisi tubuh korban jadi membengkak. Segera setelah itu, jenazah korban kami antarkan kepada keluarganya di Kecamatan Pangkalan Lada," jelasnya.
Sekadar mengingatkan, korban tewas akibat tenggelam setelah kelotok yang ditumpangi bersama dua orang rekannya terbalik di Desa Runtu 27 September sekitar pukul 15.00 WIB.
Namun, dua rekannya berhasil menyelamatkan diri dengan berenang ke pinggir sungai. Malangnya, korban ternyata tenggelam lantaran diduga tidak bisa berenang. (WAHYU KRIDA/B-2)
Korban Kelotok Tenggelam Akhirnya Ditemukan
Bagikan:
PANGKALAN BUN –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Tentara Yaman Lumpuhkan Lebih dari 300 Petempur Houthi
Kebakaran Terjadi di Masjid Al-Muhajirin Cempaga Kotim
Kebakaran di Jalan Pahlawan Marabahan, Api Membesar Dekat Sekolah
Pohon Tumbang dan Bangunan Rusak Diterjang Angin Kencang di Banjarbaru
Hujan Lebat Guyur Banjarbaru dan Martapura
Penipu Galang Dana Karhutla Raup Rp8 Juta Dibekuk
Komentar (0)
Memuat komentar…







