BORNEONEWS, Sampit - Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kotawaringin Timur, Muhammad Shaleh mendorong agar Pemkab mengupayakan maskpai baru pasca penghentian penerbangan Kalstar Aviation oleh Kementerian Perhubungan.
"Pemkab harus mengupayakan maskapai baru, apalagi belakangan ini pesawat Kalstar yang menerbangi Bandara H Assan Sampit dihentikan operasionalnya," kata Shaleh, Minggu (1/10/2017).
Menurutnya kebutuhan jasa transportasi di Kotim sangat luar biasa. Untuk itu dia berharap Bandaraa H Asan Sampit bisa diterbangi oleh banyak maspakai, karena jika sewaktu-waktu ada penghentian maskapai tidak penerbangan tidak terganggu.
Jadi Pemkab Kotim perlu mempromosikan Bandara H Asan Sampit agar lebih dikenal secara nasional. Pemda juga harus mengundang perusahaan penerbangan untuk membuka jalur penerbangan.
Karena semakin banyak maskapai yang membuka jalur ke Bandara H Asan Sampit maka akan semakin baikd dan akan menilbulkan persaingan layanan penerbangan dan harga tiket bisa lebih bersaing
Sejak Jumat (29/9/2017) Kalstar sudah menghentikan penerbangan, setelah Kementerian Perhubungan meminta mereka melakukan pembenahan. Peghentian itu dilakukan terhadap penerbangan Kalstar Aviation area Kalimantan, termasuk Sampit. (NACO/B-6)
"Pemkab harus mengupayakan maskapai baru, apalagi belakangan ini pesawat Kalstar yang menerbangi Bandara H Assan Sampit dihentikan operasionalnya," kata Shaleh, Minggu (1/10/2017).
Menurutnya kebutuhan jasa transportasi di Kotim sangat luar biasa. Untuk itu dia berharap Bandaraa H Asan Sampit bisa diterbangi oleh banyak maspakai, karena jika sewaktu-waktu ada penghentian maskapai tidak penerbangan tidak terganggu.
Jadi Pemkab Kotim perlu mempromosikan Bandara H Asan Sampit agar lebih dikenal secara nasional. Pemda juga harus mengundang perusahaan penerbangan untuk membuka jalur penerbangan.
Karena semakin banyak maskapai yang membuka jalur ke Bandara H Asan Sampit maka akan semakin baikd dan akan menilbulkan persaingan layanan penerbangan dan harga tiket bisa lebih bersaing
Sejak Jumat (29/9/2017) Kalstar sudah menghentikan penerbangan, setelah Kementerian Perhubungan meminta mereka melakukan pembenahan. Peghentian itu dilakukan terhadap penerbangan Kalstar Aviation area Kalimantan, termasuk Sampit. (NACO/B-6)








