BORNEONEWS, Palangka Raya – Progres Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) untuk menguliahkan kepala atau perangkat desa dan mahasiswa yang berasal dari desa akan ‘ketahuan’ pada Oktober 2017.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Kalteng Slamet Winaryo mengatakan jumlah yang akan dikuliahkan nanti mencapai 2.000 orang dan 200 orang di antaranya merupakan kepala desa atau perangkatnya.
Kuliah gratis ini merupakan program Gubernur Kalteng Sugianto Sabran agar pimpinan desa semakin cakap merencanakan dan menggunakan anggaran desa.
"Mendorong kades untuk kuliah S1 sangat berat. Mereka didesak harus ada ahli keuangan desa dan perencanaan serta pemerintahan. Mekanisme kuliahnya sedang kita atur dengan Universitas Terbuka," katanya.
Sementara itu dari target 3.000 orang itu 1.800 orang lainnya adalah mahasiswa yang berasal dari desa dan diharapkan akan kembali membangun desanya.
Slamet juga mengungkapkan target yang ditetapkan pada 2020 atau satu tahun sebelum kepemimpinannya berakhir adalah bertambah menjadi 3.000 orang. (ROZIQIN/B-6)
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Kalteng Slamet Winaryo mengatakan jumlah yang akan dikuliahkan nanti mencapai 2.000 orang dan 200 orang di antaranya merupakan kepala desa atau perangkatnya.
Kuliah gratis ini merupakan program Gubernur Kalteng Sugianto Sabran agar pimpinan desa semakin cakap merencanakan dan menggunakan anggaran desa.
"Mendorong kades untuk kuliah S1 sangat berat. Mereka didesak harus ada ahli keuangan desa dan perencanaan serta pemerintahan. Mekanisme kuliahnya sedang kita atur dengan Universitas Terbuka," katanya.
Sementara itu dari target 3.000 orang itu 1.800 orang lainnya adalah mahasiswa yang berasal dari desa dan diharapkan akan kembali membangun desanya.
Slamet juga mengungkapkan target yang ditetapkan pada 2020 atau satu tahun sebelum kepemimpinannya berakhir adalah bertambah menjadi 3.000 orang. (ROZIQIN/B-6)








