BORNEONEWS, Kuala Kurun- Saat ini intensitas hujan di wilayah Kabupaten Gunung Mas (Gumas) cukup tinggi. Hal itu menyebabkan sungai-sungai di wilayah kabupaten bermoto bumi bahangkalan penyang karuhei tatau, meluap. Salah satu sungai yang meluap adalah Sungai Kahayan.
Sungai Kahayan yang meluap menyebabkan aktivitas masyarakat di Sungai Kahayan terganggu. "Baru tadi malam Sungai Kahayan mulai meluap. Saat ini air sudah menggenangi jalan menuju feri penyebrangan di Kuala Kurun. Feri pun tidak beroperasi seperti biasa," kata Rianto (36), warga yang tinggal di bantaran Sungai Kahayan, Senin (2/10/2017) pagi.
Warga lainnya, Santiani menuturkan, Kahayan memang meluap akibat hujan deras di bagian hulu. Terkait hal itu, masyarakat harus waspada terhadap bencana banjir. Terutama masyarakat yang tinggal di daerah rawan banjir. "Semoga saja debit air tidak terus meningkat dan hari debit air bisa berkurang dan air normal kembali," harapnya.
Terpisah, Kepala Badan Penanggulangan Bencana daerah (BPBD) Kabupaten Gunung Mas, M Rusdi menyampaikan, dari analisa Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Musim hujan di wilayah Kabupaten Gunung Mas diperkirakan hingga November 2017. (EPRA SENTOSA/B-2)
Intensitas Hujan Tinggi, Sungai Kahayan Kembali Meluap
Redaksi
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Iran Ancam Gunakan Taktik Baru jika AS Kembali Lancarkan Serangan
OJK Kalteng Tekankan Manfaat Nyata Inklusi Keuangan bagi Kesejahteraan Masyarakat
Dokter Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan terhadap Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Dampak Karhutla bagi Kesehatan Bukan Hanya Gangguan Pernapasan
Karhutla Ancam Habitat Orangutan di Kalteng, Patroli dan Evakuasi Satwa Diperkuat
Pria di Sampit Dilaporkan ke Polres Kotim atas Kasus Asusila terhadap Anak 8 Tahun
Komentar (0)
Memuat komentar…







