BORNEONEWS, Kuala Kapuas – Proyek tahun jamak (multiyears) pengerjaan jalan dan jembatan di ruas Jalan Anjir Sarapat Km 1 menuju Pulau Kupang baru 86 persen. Proyek terancama tidak selesai pada 3 Oktober 2017. Pasalnya, rekanan pemerintah, PT Nindya Karya meminta addendum.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPRPKP Kapuas, Teras ST mengakui jika proyek ini bakal tidak selesai pada 3 Oktober ini, karena progresnya pekerjaannya sampai saat ini baru sekitar 86%. “Maka dilakukanlah addendum kontraknya, ternyata dalam perjalanannya tidak selesai, dan pihak rekanan bermohon lagi untuk perpanjangan selama satu bulan dan tidak ada hitungan denda debgan alasan kontrak awalnya sampai Desember dan tidak ada lagi perpanjangan jaminan dan lain sebagainya,” ungkap Teras kepada Borneonews, Senin (2/10/2018).
Menurut Teras, proyek tahun jamak yang dikerjakan oleh kontraktor PT Nindia Karya (NK) itu kontrak awalnya sebenrnya sampai Desember 2017. Namun mereka (PT NK) meyakini jika pekerjaannya bisa mereka tuntaskan pada 3 Oktober 2017.
“Kalau kita melihat progress pekerjaannya, sampai 3 Oktober ini memang tidak bisa selesai, tapi dari segi pelaksanaan mereka belum habis masa tahun anggaran,"terangnya.
Menurut Teras, ada beberapa kendala dalam pelaksanaan proyek ini, seperti karena kondisi di lapangan dan kondisi alam, serta karena pekerjaan memang dari nol. “Ya banyak kendalanya. Tapi kami yakin itu bisa selesai,” katanya.
Lantas, apakah permohonan dari PT. NK akan dipenuhi oleh Dinas PUPRPKP Kapuas ? “Kalau melihat kondisi lapangan yang tidak terlalu parah, dan ada keseriusan untuk kemajuan, maka permohonan dari rekanan dapat dipenuhi. “Kalau ada keseriusan kenapa tidak permintaan itu kita penuhi,” ungkapnya Teras. (DJIMMY NAPOLEON/B-8)
Minta Addendum, Proyek Tahun Jamak Ini Terancam Tidak Selesai
Redaksi
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Sudah Disegel, Sampah Liar di Jalan Keruing Kapuas Masih Bermunculan
Kapuas Mengaji Dicanangkan di Pulau Petak
Kapuas Minta Dukungan Anggaran Provinsi Lebih Proporsional untuk Jalan, Pertanian dan Kesehatan
3.000 Santri Ikuti Upacara Hari Santri Nasional di Kapuas
Pembangunan Dermaga Waterfront City Kapuas Senilai Rp82,6 Miliar Ditarget Rampung Akhir Desember 2026
Library in Classroom Jadi Inovasi MTsN 2 Kapuas Permudah Akses Bacaan Siswa
Komentar (0)
Memuat komentar…







