BORNEONEWS, Palangka Raya – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD-PK) Provinsi Kalteng Darliansjah, mengklaim keberadaan Posko Induk di Kota Palangka Raya sangat efektif. Termasuk dalam upaya membantu kabupaten/kota untuk menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
“Posko ini sangat membantu dan efektif. Kalau ada kabupaten/kota memiliki hotspot di atas 80% kami langsung eksekusi. Cukup berkordinasi dan lapor di titik mana, kita langsung bom air,” kata Darliansjah di Posko Pengendalian Operasi BPBD di Jalan Tjilik Riwut, Km2, Palangka Raya, Senin (2/10/2017) malam.
Namun, bila karhutla yang terjadi di interval 50%-80%, pihaknya meminta satuan tugas (satgas) darat masing-masing kabupaten/kota untuk bergerak. “Jika lokasi tidak bisa diakses tim darat, segera minta Posko Induk untuk dilakukan water bombing (bom air),” imbuhnya.
“Hal lain terkait karhutla, Posko Induk ini ternyata efektif termasuk untuk pos kabupaten/kota. kami selalu sinergi baik pencegahan maupun penanggulangan karhutla,” pungkas Darliansjah. (ROZIQIN/B-3)
“Posko ini sangat membantu dan efektif. Kalau ada kabupaten/kota memiliki hotspot di atas 80% kami langsung eksekusi. Cukup berkordinasi dan lapor di titik mana, kita langsung bom air,” kata Darliansjah di Posko Pengendalian Operasi BPBD di Jalan Tjilik Riwut, Km2, Palangka Raya, Senin (2/10/2017) malam.
Namun, bila karhutla yang terjadi di interval 50%-80%, pihaknya meminta satuan tugas (satgas) darat masing-masing kabupaten/kota untuk bergerak. “Jika lokasi tidak bisa diakses tim darat, segera minta Posko Induk untuk dilakukan water bombing (bom air),” imbuhnya.
“Hal lain terkait karhutla, Posko Induk ini ternyata efektif termasuk untuk pos kabupaten/kota. kami selalu sinergi baik pencegahan maupun penanggulangan karhutla,” pungkas Darliansjah. (ROZIQIN/B-3)







