BORNEONEWS, Kasongan - Bupati Katingan Sakariyas berharap tidak ada kasus operasi tangkap tangan (OTT) terhadap pejabat di daerahnya. Harapan ini disampaikan Bupati Sakariyas saat membuka rapat koordinasi pengendalian (Rakordal) pelaksanaan rencana pembangunan triwulan III tahun 2017 di Aula Bappelitbang, Selasa (3/10/2017). "Sekarang ada di Kalteng dan Katingan, dan saya harap tidak ada pejabat di Katingan yang terjaring OTT oleh saber pungli," kata Sakariyas.
Oleh sebab itu, ia mengajak semua kepala SOPD dan para camat untuk tidak melakukan korupsi sekecil apa pun. "Kepada saudara camat tolong bimbing para kepala desa agar tidak terjaring OTT," pintanya.
Menurut Sakariyas, sebagaimana yang ia ketahui di berita Borneonews online beberapa hari lalu ada oknum dosen di Palangka Raya yang terkena OTT. "Itu saya ada baca di Borneonews online, di Palangka Raya ada salah satu oknum dosen yang terkena OTT, nilainya tidak seberapa tapi perbuatannya itu yang salah," katanya.
Ia meminta semua kepala SOPD dan para ASN termasuk camat dan kepala desa dalam melaksanakan tugas harus bekerja sesuai aturan. (ABDUL GOFUR/B-2)
Bupati Sakariyas: Jangan Ada Korupsi saat Menjalankan Tugas
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Sekolah Rakyat di Katingan Sasar Anak Keluarga Rentan, Siswa Dapat Makan hingga Laptop
Kabut Asap Ganggu Aktivitas Warga Katingan, Kelompok Rentan Diminta Kurangi Keluar Rumah
Pelajar Katingan Didorong Jadi Penyaring Hoaks dan Produsen Konten Positif
Tim Gabungan Sosialisasikan Larangan PETI di Bawah Jembatan Sei Katingan
Karhutla Belum Terkendali dan Air Bersih Jadi Perhatian, Katingan Perpanjang Tanggap Darurat
287 Starlink Masuk Wilayah Blank Spot Katingan, Desa hingga Sekolah Mulai Terhubung Internet
Komentar (0)
Memuat komentar…







