BORNEONEWS, Pulang Pisau - Sekretaris Fraksi Golkar DPRD Pulang Pisau Tandean Indra Bela menyinggung ketidakhadiran sejumlah anggota DPRD pada rapat paripurna DPRD Pulang Pisau, dengan memanasnya politik menjelang Pilkada 2018.
"Jika ada kaitannya dengan suasana politik yang mulai menghangat mestinya mereka berjiwa besar dan lebih mementingkan kepentingan Pulang Pisau secara keseluruhan," kata Tendean kepada Borneonews di kantornya, Selasa (3/10/2017).
Ia mengatakan kegiatan DPRD tersebut tidak lepas dengan perjalanan agenda DPRD terkait dengan pelaksanaan APBD kedepan. "Jika APBD terlambat, maka agenda-agenda pembangunan akan terhambat juga, gaji-gaji ASN juga akan terlambat, siapa yang menjadi korban akibat ego mereka. Saya pribadi dan fraksi Golkar menyesalkan ini," kata Tandean.
Menurutnya biar masyarakat yang menilai terkait dengan ketidakhadiran sejumlah anggota DPRD di rapat paripurna tentang penetapan LKPD dan penyampaian KUA-PPAS tahun 2017 tersebut.
Menghadapi Pilkada seperti ini, kata dia, anggota DPRD untuk lebih mengedepankan profesionalme sebagai wakil rakyat. "Kami dulu meskipun berseberangan dengan pemerintah menjelang Pilkada, kami tidak pernah berupaya menghambat agenda-agenda pemerintah karena kami tidak mau masyarakat menjadi korban," pungkasnya.(JAMES DONNY/B-8)
Legislator Absen Paripurna, Tandean Singgung Memanasnya Suhu Politik
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
UMKM Pulang Pisau Disiapkan Payung Hukum untuk Pengembangan Usaha
DPRD Pulang Pisau Akhirnya Sepakati KUPA dan PPAS Perubahan 2026
DPRD Pulang Pisau Tunda Paripurna KUPA-PPAS Perubahan karena Tunggu Petunjuk Dana Karhutla
Dua Raperda Pulang Pisau Disinkronkan, Fokus UMKM dan Perlindungan Petani
Nyolong Inga Simon Dorong Padi Lokal dan Usaha Berbasis Potensi Daerah di Pulang Pisau
DPRD Pulang Pisau Bahas Pencabutan Perda LPMK
Komentar (0)
Memuat komentar…







