BORNEONEWS, Pulang Pisau - Anggota DPRD Kabupaten Pulang Pisau Diharyo menilai, Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau tidak Respek dengan DPRD.
Sebab, Pemkab mengeluarkan kebijakan tanpa komunikasi dan koordinasi dengan DPRD sebagai mitra dalam menjalankan roda pemerintahan.
"Seperti dalam paripurna yang merupakan forum tertinggi dalam pengambilan keputusan. Di dalamnya ada kebijakan politik dari masing-masing fraksi,terkait hal itu pemerintah daerah masih tidak menghargai DPRD," ujar Diharyo.
Seperti kebijakan Pemkab saat mengganti Sekretaris Dewan yang menurut Diharyo tanpa komunikasi dengan DPRD. "Sedangkan aturan sudah jelas penggantian sekwan harus mendapatkan persetujuan DPRD," katanya.
Adanya kurang komunikasi tersebut, kata dia, menjadi kendala dalam penyusunan KUA-PPAS. "Jika Pemerintah Kabupaten mau menang sendiri dalam mengambil kebijakan akan menjadi masalah, karena penyelesaian Peraturan Bupati sebagai implementasi terhadap Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2017 saja belum selesai, malah tahun 2018 pemerintah akan menambah beban APBD dengan penganggaran lainnya," imbuhnya. (JAMES DONNY/B-2)
Pemkab Dinilai Tidak Respek dengan DPRD
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Dampak Karhutla bagi Kesehatan Bukan Hanya Gangguan Pernapasan
Karhutla Ancam Habitat Orangutan di Kalteng, Patroli dan Evakuasi Satwa Diperkuat
Pria di Sampit Dilaporkan ke Polres Kotim atas Kasus Asusila terhadap Anak 8 Tahun
Penerbangan di Kalteng Terdampak Karhutla, Kemenhub Minta Penumpang Rutin Cek Jadwal
Kalteng Prioritas Penanganan Karhutla, BNPB: Bantuan Luar Negeri untuk Teknologi Pemadaman
Dua Kasus Lakalantas Terjadi saat Kabut Asap Tebal di Sampit, Dua Orang Tewas
Komentar (0)
Memuat komentar…







