BORNEONEWS, Sampit - Anggota Komisi III DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) Cici Desilia mendesak agar pemerintah daerah melalui instansi terkait bisa aktif memantau dan mengawasi peredaran makanan yang dijual dipasaran.
"Terutama jajanan anak di sekolah. Ini penting untuk menghindari oknum yang berjualan dengan bahan dan zat yang berbahaya. Maka dari itu pola pengawasan dan penindakan dilapangan sangat diperlukan," kata Cici, Rabu (4/10/2017).
Pengawasn perlu dilakukan dengan melakukan koordinasi lintas SOPD baik itu Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan Kabupaten Kotim.
"Pengawasan makanan yang beredar dipasaran itu targetnya bukan hanya kantin di sekolah tetapi juga para penjual jajanan keliling. Sebab dengan demikian maka tidak was-was dalam mengkonsumsimnya," tegas politisi PDI Perjuangan tersebut.
Menurut Cici saat ini banyak zat berbahaya yang beredar, bahkan kadang zat itu sengaja disalahgunakan dan dimanfaatkan oknum penjual makanan untuk mencapuri makanannya baik seperti borak, formalin dan lain sebagainya.
Maka dari itu ia mengharapkan pengawasan dan pendataan kepada seluruh pedagang baik itu penjual keliling harus dilakukan rutin, selama ini pedagang cenderung tidak terdata dengan baik, ketika sudah terdata maka mudah mengawasinya. (NACO/B-5)
Awasi Jajanan di Sekolah
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Rimbun Kritik Pemerintah Pusat Usai Agenda Menhut di Kotim Batal
Bencana Karhutla Gambut Parah, Anggota DPRD Kotim Desak Langkah Nyata Menteri Kehutanan
Ketua DPRD Kotim Berharap Kunjungan Menhut Buka Jalan Bantuan Pusat untuk Karhutla
DPRD Kotim Berkomitmen Cegah Intervensi dan KKN dalam Pengadaan Barang dan Jasa
Jembatan Menuju SMAN 1 Samuda Rusak Parah, DPRD Kotim Dorong Pembangunan Permanen
Ketua Komisi I DPRD Kotim Salurkan 12.400 Liter Air Bersih untuk Warga
Komentar (0)
Memuat komentar…







