BORNEONEWS, Sampit - Murid sekolah dasar (SD) rawan menjadi target pelaku kejahatan. Belum lama ini, seorang murid SD di Sampit dirampas barang berharganya oleh penjahat yang mengaku teman ibunya. Terkait itu, Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), meminta pihak sekolah memperketat penjagaan saat jam belajar mengajar berlangsung.
"Kalau bisa sediakan security, agar menjaga kerawanan kasus seperti itu," kata Kepala Dinas Pendidikan Kotim, Bima Eka Wardana.
Kalaupun tidak bisa mengupah satpam, diharapkan guru piket aktif menjaga keamanan di sekolah. Sehingga keamanan siswa di sekolah lebih terjaga.
"Kejadian itukan pada saat jam sekolah, jadi piket guru seharusnya aktif. Jangan sampai ada siswa yang keluar sekolah dan jadi korban kejahatan," kata dia.
Bima menegaskan piket guru jangan sanpai dihilangkan. Karena keselamatan anak selama mengikuti kegiatan belajar mengajar, merupakan tanggungjawab sekolah. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)








