BORNEONEWS, Kuala Kapuas – Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat mengaku tidak anti kritik. Namun, ia mengingatkan agar pemberitaan dan informasi yang sifatnya kritik harus disajikan secara berimbang. Kritik yang disampaikan harus berupa kritik yang mendukung kemajuan pembangunan Kabupaten Kapuas.
Hal itu disampaikan Bupati saat membuka lokakarya (work shop) jurnalisme warga (citizen journalism) yang diikuti oleh pelajar, mahasiswa dan organisasi kemasyarakatan yang digelar di Aula Bappeda Kapuas, Kamis (5/10/2017).
"Saya ingin ada keterlibatan masyarakat dalam penyampaian informasi, dan itu harus sesuai dengan fakta (di lapangan). Jangan sampai apa yang disampaikan itu berita bohong (hoax)," kata Ben Brahim S Bahat dalam sambutannya saat membuka kegiatan tersebut.
Ia melanjutkan informasi yang disampaikan melalui media massa harus dapat dipertanggungjawabkan. Jangan sampai informasi yang diberikan, saat ditindaklanjuti ternyata tidak seperti yang disebutkan dalam berita.
Ben berharap kegiatan seperti ini tidak hanya digelar di wilayah perkotaan saja. Namun, harus ada kegiatan lokakarya seperti ini untuk warga di kawasan hulu. "Pemerintah kadang memiliki keterbatasan untuk bisa mengontrol semua permasalahan di lapangan, misalnya warga miskin yang tidak memiliki rumah layak, ada rumah tapi mau roboh, di sinilah diperlukan peran serta dari masyarakat untuk menginformasikan kepada kami," kata dia. (DJIMMY NAPOLEON/B-8)
Ben Brahim Minta Pewarta Berikan Kritik Membangun
Redaksi
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
BPBD Kapuas Sampaikan Duka atas Meninggalnya Warga yang Kerap Bantu Padamkan Karhutla
Seorang Pria Meninggal Dunia Saat Salat Jum'at di Masjid Al Hidayah Banjarmasin
Bayi Laki-Laki Ditemukan di Pelataran Musala di Kotabaru
Warga Kasongan Dihebohkan Penemuan Mayat Membusuk di Parit Jalan DI Panjaitan
Topan Champi Ancam Taiwan, Sekolah dan Perkantoran Ditutup di 20 Wilayah
Distribusi Masih Jadi Hambatan, Industri Komik Indonesia Dinilai Punya Potensi Besar
Komentar (0)
Memuat komentar…







