BORNEONEWS, Palangka Raya - Temuan tembuni yang dimasukkan dalam bakul lalu digantung pada bagian ranting pohon Akasia bermula dari kecurigaan Sumadi. Lelaki berusia 50 tahun yang sedang bekerja bangunan tidak jauh dari tempat temuan itu lebih dulu mencurigai adanya jalan setapak.
"Ada rintisan. Kemudian saya ikuti lalu terlihat ada bakul. Kira-kira waktu itu pukul 07.00 WIB," kata Sumadi, Sabtu (7/10/2017).
Kemudian Sumadi mengajak rekan kerjanya untuk sama-sama mendatangi temuan bakul tersebut. "Saya lihat kok ada darah. Ada apa ini. Selanjutnya saya hubungi pak Toha (Bhabinkamtibmas Kelurahan Menteng)," ungkapnya.
Setelah itu, Sumadi berkoordinasi dengan Toha hingga pada pukul 10.30 WIB aparat kepolisian lainnya berdatangan. Polisi kemudian melakukan evakuasi berikut dibawa ke RSUD dr Doris Sylvanus Palangka Raya.
"Setelah diperiksa, itu adalah tembuni alias ari-ari," kata Kepala Instalasi Kedokteran Forensik dan Medikolegal RSUD dr Doris Sylvanus Palangka Raya dr Ricka Brillianty. (BUDI YULIANTO/B-2)
Begini Awalnya Bakul Berisi Tembuni Diketahui
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Maidi Divonis 5 Tahun dalam Perkara Pemerasan Berkedok CSR
Harga Cabai Rawit Merah Rp90 Ribu per Kg, Pemkab Kobar Siapkan Bantuan Bibit
Polsek Pahandut Amankan Pria Mengaku Anggota BPK Minta Sumbangan di Palangka Raya
Polres Lamandau Sita 705 Gram Sabu dan 400 Pil Ekstasi, Terduga Kurir Diamankan
KPK Periksa Direktur L&G Insurance Broker Sebagai Saksi Kasus Jasindo
Polres Lamandau Tangani 3 Kasus Karhutla, Luas Lahan Terbakar Capai 7,3 Hektare
Komentar (0)
Memuat komentar…







