BORNEONEWS, Sampit - Ketua Komisi III DPRD Kotawaringin Timur, Rimbun menyebut masih banyak potensi pendapatan asli daerah (PAD) yang luput dan tidak pernah ditarik selama ini oleh pemerintah daerah.
Padahal menurutnya, potensi tersebut sangat besar. Dari itu, ia mendorong agar ke depan bisa terkelola dengan baik agar mampu mendongkrak PAD bagi daerah ini, karena sayang jika potensi-potensi itu tidak terkelola dengan baik.
"Salah satunya aset pemerintah yang seharusnya penghasil PAD namun tidak terkelola, Plasa Sampit. Kita mendorong agar aset seperti itu bisa dikelola oleh pemerintah daerah," kata Rimbun, Sabtu (7/10/2017).
Termasuk ruko yang ada di kawasan lapangan tenis Tugu, di mana sebelumnya aset itu dibuat menggunakan anggaran daerah namun belakangan justru oknum yang tidak bertanggung jawab mengelolanya.
Aset pemerintah seperti itulah, menurut Rimbun, harusnya didata dan dikelola dengan baik. Karena ia yakin, jika itu digarap benar-benar mampu mendongkrak PAD Kotim yang saat ini dinilai masih sangat kecil.
Karena daerah selama ini memiliki APBD yang begitu besar, hanya sebagian kecil bersumber dari PAD, dan itu berasal dari dana perimbangan. Inilah yang harus jadi catatan agar ke depan PAD bisa berkontribusi besar bagi APBD Kotim. (NACO/B-2)
Masih Banyak Potensi PAD yang Luput
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
HUT ke-67, DPRD Kobar Dorong Kolaborasi Percepatan Pembangunan
Hari Jadi ke-67 Kobar, Ketua DPRD Dorong Percepatan Pembangunan dan Pelayanan Publik
Bantu Ringankan Dampak Asap Karhutla, DPRD Kobar Bagikan Masker
Lima Fraksi DPRD Kobar Sepakat Ranperda Perubahan APBD 2026 Jadi Perda
Perubahan APBD Kobar Akomodasi Tambahan Rp15 Miliar untuk Penanganan Karhutla
Perubahan APBD Kobar 2026 Disepakati, Pendapatan Turun Rp15,4 Miliar
Komentar (0)
Memuat komentar…







