BORNEONEWS, Sampit - Seluruh fraksi partai politik DPRD Kotawaringin Timur, sepakat untuk menerima Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kotim tahun 2018.
Itu tertuang dalam pemandangan umum seluruh fraksi partai yang disampaikan melalui rapat raripurna. Selanjutnya RAPBD Kotim itu akan segera dibahas melalui lembaga dewan.
"APBD Kotim akan dibahas dalam waktu dekat. Akan tetapi sebelum dibahas anggota dewan akan menggelar reses, kembali ke dapilnya,” kata Ketua DPRD Kotim, Jhon Krisli, Rabu (11/10/2017).
Jhon mengatakan reses nantinya akan menghimpun aspirasi pembangunan dan tentu itu sebagai modal besar wakil rakyat untuk menyampaikan program pembangunan di dapilnya.
"Artinya dalam hal ini DPRD bukan hanya sebagai pengesah atau tukang stempel dari program usulan dari eksekutif saja," tukas Jhon.
Pintu masuk perencanaan dan program pembangunan itu ada dua. Eksekutif melalui musrenbang dan DPRD melalui reses. Legislator pun akan menggunakan penyerapan langsung di lapangan sesuai kebutuhan.
Menurut Jhon, dalam penganggaran di RAPBD 2018 sektor pendapatan memang mengalami penaikan dari 200 miliar menjadi Rp 212 miliar. Tentunya kenaikan ini harus digenjot lagi, pemerintah mesti mengantisipasi kebutuhan yang lebih besar dari pendapatan.
"Saya berharap sektor pendapatan lebih digenjot baik itu pendapatan asli daerah (PAD), Dana Bagi Hasil (DBH) dari pemerintah pusat. Kemudian, Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK)," tandasnya. (NACO/B-11)








