BORNEONEWS, Sampit - Kalangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Timur, menilai sektor pertanian perlu mendapat perhatian khusus dari pemkab. Dan bisa dilakukan melalui program APBD 2018.
"SOPD teknis kami dorong untuk menginventarisasi kebutuhan anggaran yang diharapkan bisa mengoptimalkan pertanian hingga ketahanan pangan di daerah ini," kata Ketua Komisi II DPRD Kotim, Rudianur, Kamis (12/11/2017).
Pemerintah selama ini merencanakan prioritas pembangunan pada peningkatan ekonomi kerakyatan melalui pemantapan ketahanan pangan. Sayangnya, rencana tersebut tidak dibarengi kinerja yang tepat.
Untuk mewujudkan program pembangunan yang menjadi prioritas tersebut, perlu adanya dukungan dan kebijakan langsung dari pemerintah daerah.
Pemkab pun harus meningkatkan anggaran di sektor pertanian agar produksi pangan bisa meningkat dan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat.
"Selama ini anggaran untuk sektor pertanian dan peningkatan pangan di Kotim masih lebih rendah dari sektor lainnya, Seharusnya apabila sudah ditetapkan sebagai program prioritas, mendapat dukungan penuh termasuk anggaran dan infrastrukturnya," tegas dia.
Kurungannya dukungan dari pemerintah daerah baik itu melalui anggaran maupun menyiapkan infrastruktur pendukung, menyebakan beberapa tahun terakhir Kabupaten Kotim selalu kekurangan beras dan harus mendatangkan dari luar daerah. (NACO/B-11)
Sektor Pertanian Perlu Dapat Perhatian Khusus
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Dinkes Kotim Evaluasi Kinerja Pelaksanaan Integrasi Layanan Primer
Pemindahan Gedung PKP-PK Bandara H Asan Sampit Ditargetkan 2028 Gunakan APBD Kotim
Kadinkes Kotim Tegaskan Belum Temukan Kasus Penyakit yang Spesifik Disebabkan Karhutla
Dinsos Kotim Verifikasi Data Keluarga Korban Perundungan Kaji Peluang Bansos
Jalan Tjilik Riwut Ujung Landasan Bandara H Asan Sampit Ditutup Permanen
Santri Era Modern Dituntut Kuasai Teknologi dan Ekonomi Kreatif
Komentar (0)
Memuat komentar…







