BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) Nurhidayah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke gudang Bulog Sub Divre Pangkalan Bun Jalan Iskandar Pangkalan Bun, Jumat (13/10/2017) sekitar pukul 07.30 WIB.
Sidak ini menindaklanjuti keluhan masyarakat Kelurahan Madurejo yang menerima beras untuk masyarakat prasejahtera (rastra) yang berwarna kuning, pecah-pecah dan bau apek. Bahkan dalam sidak tersebut, Bupati dan rombongan juga menemukan tumpukan beras yang sudah 1,4 tahun berada di gudang, namun belum didistribusikan.
"Tadi saya tanyakan pada staf gudang, katanya beras tersebut sebagai persiapan situasi bencana. Namun sepertinya di Kabupaten Kobar bila terjadi bencana biasanya adalah banjir dan kebakaran. Rasanya terlalu lama beras tersebut mengendap di gudang ini dan sebenarnya sudah bisa didistibusikan," ujar Bupati.
Hal ini, lanjut Bupati akan dijadikan bahan evaluasi bagi dinas teknis untuk memantau beras yang berada di gudang bulog, jangan sampai beras menumpuk dan tidak didistribusikan. "Nantinya ini akan dibawa sebagai bahan rapat sehingga maksimal 6 bulan beras sudah harus didistribusikan," jelas Bupati. (WAHYU KRIDA/B-2)
Wow, Bupati Kobar Temukan Beras Menumpuk 1,4 Tahun di Gudang Bulog!
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Bupati Barito Utara Tegaskan Jabatan Adalah Amanah, Pejabat Diminta Buktikan Kinerja Nyata
Bupati Kobar Bermalam di TNTP Pantau Pemadaman Karhutla dan Kebutuhan Relawan
Harga Cabai Rawit Merah Rp90 Ribu per Kg, Pemkab Kobar Siapkan Bantuan Bibit
Telur, Cabai dan Sayuran Ludes Terjual di Pasar Murah Kobar
Warga dan Satgas Bina Marga Bersihkan Drainase Jalan P Antasari Pangkalan Bun
Dinkes Kobar Publikasikan 21 Kontak Posko Kesehatan untuk Darurat Karhutla
Komentar (0)
Memuat komentar…







