BORNEONEWS, Sampit - Bagian penindakan Bea Cukai Sampit, Prasetyo Cahyo tidak membantah kalau mereka sempat mengeluarkan tiga jenis berita acara membawa minuman keras dari toko Alam Tirta Milik tersangka Agustinus.
"Benar ada tiga surat, namun yang benar surat yang terakhir dengan jumlah 4.194 botol," kata Prasetyo di hadapan hakim Ade Satriawan, dalam sidang praperadilan di Pengadilan Negeri Sampit, Jumat (13/10/2017).
Prasetyo menjelaskan, kesalahan itu terjadi berawal saat mereka melakukan penindakan 18 Agustus 2017 di toko tersangka, Desa Sebabi, Kecamatan Telawang itu, namun tidak sekaligus membawa miras tersebut. Hanya sebagian yang diangkut
Sekitar 3000 an yang kami bawa pertama. Sesuai yang kami bawa itu berita acaranya dibuat. Kemudian keesokan hari, sisanya kami bawa lalu dibuat berita acaranya total keseluruhnya. Tapi anak buah saya salah menjumlahnya. Padahal jumlah jenisnya seperti Mansion pas saja, cuma menjumlahnya yang salah," kata Prasetyo, menjelaskan pertanyaan dari kuasa hukum pemohon, Budi Santoso.
Sehingga kesalahan terjadi dan mereka menghitung ulang kembali, di mana total akhir miras 4.194 itu disaksikan langsung tersangka. Berita acara pun dibuat ulang. "Kenapa waktu itu tidak saudara robek berita acara yang salah itu," tanya hakim.
Prasetyo sempat terdiam dan tersenyum sejenak. "Iya pak harusnya saat itu saya robek. Tapi karena Chandra (adik tersangka) yang meminta waktu itu, alasannya karena ada tanda tangannya makanya saya kasih," jelasnya.
Sementara dalam bukti surat, Bea Cukai hanya melampirkan bukti yang benar terkait berita acara yang dipermasalahkan tersebut. Akan tetapi ditegaskan Prasetyo tidak ada ketentuan bilamana ada kesalahan seperti itu dilakukan pencabutan melalui surat atau berita acara resmi. (NACO/B-11)
Bea Cukai Sampit Akui Keluarkan Tiga Surat saat Amankan Miras Tersangka Agustinus
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Hujan Deras Guyur Sejumlah Lokasi di Taman Nasional Tanjung Puting
Putin Bantah Tudingan Rusia Provokasi Demonstrasi di Kawasan Eropa
Waka KPK Usulkan Kewenangan Rampas Aset Pejabat Tak Tercantum di LHKPN
Hujan Perdana Banjarbaru Diwarnai Pohon Tumbang Akibat Angin Kencang
Kebakaran Hebat Hanguskan 4 Rumah dan 1 Masjid di Kotim
Razia Narkoba, 32 Sopir Angkutan Batubara di Barito Timur Jalani Tes Urine
Komentar (0)
Memuat komentar…







