BONROENEWS, Muara Teweh – PLN Rayon Muara Teweh telah membangun jaringan listrik di enam Desa dikecamatan Gunung Timang baru-baru ini yang dilaunching oleh Bupati Barito Utara H Nadalsyah yakni Desa Kandui , Desa Baliti, Walur, Ketapang, Rarawan dan Malungai dengan sasaran listrik 650 kepala keluarga.

Manajer PLN Area Kuala Kapuas Moch Rochim didampingi Manajer Rayon PLN Muara Teweh Permono Gunawan menjelaskan pada 2017 ini PLN sedang membangun jaringan listrik desa di wilayah Kecamatan Gunung Timang dari Desa Jaman, Pelari, Sangkorang, Siwau, dan Tongka dengan saluran udara tegangan menengah (SUTM) sepajang 18 KMS, trafo 250 KVa dan Saluran Udara Tegangan Rendah (SUTR) 7 KMS.

Kemudian jaringan ke Desa Batu Raya 1 dan Batu Raya II dengan SUTM 30,5 KMS, trafo 425 KVa dan SUTR 18,5 KMS.

"Kalau pekerjaanya lancar tanpa ada kendala diperkirakan akhir tahun ini atau awal 2018 sudah nyala," katanya.

PLN juga mengimbau partisipasi masyarakat yang lebih besar lagi untuk menjaga aliran listrik jangan sampai terganggu, yaitu merelakan tanaman yang tumbuh mendekati kabel untuk dapat ditebang tanpa syarat dan pengecualian. Tanpa dukungan penuh masyarakat maka PLN akan menjadi sulit.

"Dengan diresmikan listrik desa itu, Insya Allah taraf kehidupan dan kesejahteraan masyarakat akan meningkat serta dapat berhemat, karena masyarakat tidak perlu lagi menghidupkan genset pada malam hari, cukup menekan tombol rumah akan benderang," ujarnya.

Untuk pemasangan jaringan listrik ke warga ini tidak dipungut biaya atau gratis, sehingga biaya elektrifikasi yang dikeluarkan PLN adalah Rp23 juta per pelanggan.

"Ini bukti komitmen PLN menerangi negeri untuk kehidupan yang lebih baik. PLN tidak hanya berpikir benefit tetapi juga membangun Barito Utara untuk menjadi lebih baik," pungkasnya.(RAMADHANI/B-6)