BORNEONEWS, Sampit - Panitia pemilihan kepala desa kabupaten (Panpilkab) Kotawaringin Timur mulai mendistribusikan logistik untuk Pilkades serentak di Kotim yang rencananya dilaksanakan pada 21 Oktober 2017 mendatang.
Panpilkab Kotim, Rihel mengatakan, logistik pilkades serentak mulai didistribusikan sejak Sabtu (14/10/2017) oleh panitia menggunakan truk dan mobil operasional kecamatan. Pendistribusian tersebut mendapat pengawalan dari aparat kepolisian.
"Kalau kemarin (Sabtu) yang didistribusi untuk wilayah Kecamatan Mentaya Hulu, tadi malam logistik dilaporkan sudah sampai," kata Rihel, Minggu (15/10/2017)
Menurut Rihel, logistik pilkades yang dikirim terlebih dahulu untuk kecamatan wilayah utara Kotim, seperti Mentaya Hulu, Telaga Antang, Antang Kalang, Bukit Santuai, Parenggean dan Tualan Hulu. Bahkan hari ini pendistribusian kembali dilakukan.
Rihel menjelaskan, untuk sementara logistik diamankan di kantor kecamatan masing-masing. Rencananya H-3 hingga H-1 logistik akan disebarkan ke desa yang melaksanakan pilkades. "Kalau untuk desa yang dekat H-1 diantar dari kecamatan ke desa pelaksana pilkades, sementara yang jauh H-3 itu sudah kita kirim," kata Rihel.
Setelah logistik untuk wilayah utara dikirim, baru logistik dikirim ke kecamatan lain, mengingat wilayah yang sulit dan memakan waktu untuk menuju ke lokasi wilayah di utara. "Sementara di wilayah lain akan dikirim dalam waktu dekat," tukas Rihel.
Pendistribusian logistik menurut Rihel dilakukan setelah panitia menyelesaikan sosialisasi di seluruh Kecamatan di Kotim yang melaksanakan pilkades serentak. Pilkades serentah pertama kali ini dilaksanakan di 79 desa di Kotim. (NACO/B-2)
Logistik Pilkades Mulai Dikirim
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Dinkes Kotim Evaluasi Kinerja Pelaksanaan Integrasi Layanan Primer
Pemindahan Gedung PKP-PK Bandara H Asan Sampit Ditargetkan 2028 Gunakan APBD Kotim
Kadinkes Kotim Tegaskan Belum Temukan Kasus Penyakit yang Spesifik Disebabkan Karhutla
Dinsos Kotim Verifikasi Data Keluarga Korban Perundungan Kaji Peluang Bansos
Jalan Tjilik Riwut Ujung Landasan Bandara H Asan Sampit Ditutup Permanen
Santri Era Modern Dituntut Kuasai Teknologi dan Ekonomi Kreatif
Komentar (0)
Memuat komentar…







