BORNEONEWS, Sukamara - Program Upaya Khusus Sapi Induk Wajib Bunting (Upsus Siwab) yang dijalankan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Sukamara sudah membuahkan hasil, di mana hingga saat ini tercatat 215 ekor sapi dinyatakan bunting.

"Dari program Upsus Siwab sudah ada 215 ekor sapi yang bunting," kata Kepala Bidang Peternakan, DKPP Sukamara Syamsir Hidayat, Selasa (17/10/2017).

Menurut Syamsir, pihaknya terus berupaya agar target 450 sapi yang harus berhasil bunting dengan kelahiran 225 ekor sapi bisa tercapai, mengingat program tersebut memberikan banyak keuntu nh an bagi para peternak.

"Kita masih terus berupaya, semoga warga yang masih belum mau di IB semakin sadar akan manfaat dan keuntungan IB," harapnya.

Syamsir menjelaskan, adanya sistem kawin suntik tersebut dapat memberikan beberapa keuntungan bagi peternak seperti meningkatkan pupuliasi dan produksi ternak, tersedianya pangan yang cukup, aman, bermutu, bergizi dan beragam.

"Kita berharap dalam program ini kita tidak hanya bisa mencapai target akseptor, namun juga bisa mencapai target bunting dan kelahiran. Sehingga, tujuan dari program tersebut bisa dirasakan oleh peternak khususnya masyarakat Kabupaten Sukamara," ucap Syamsir. (NORHASANAH/B-5)